
BI: PE Sulut 7,52 hingga 7,92 persen

Bank Indonesia(BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi(PE) Provinsi Sulawesi Utara(Sulut) pada triwulan kedua atau semester pertama 2014 akan bergerak di kisaran 7,52 hingga 7,92 persen.
Manado, 14/6 (AntaraSulut) - Bank Indonesia(BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi(PE) Provinsi Sulawesi Utara(Sulut) pada triwulan kedua atau semester pertama 2014 akan bergerak di kisaran 7,52 hingga 7,92 persen.
"Indikator utama pertumbuhan diperkirakan masih tetap sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (PHR)," kata Asisten BI Perwakilan Sulut Eko Siswantoro di Manado, Sabtu.
Sumbangan PHR, kata Eko terutama didorong penyelenggaraan kegiatan berskala baik skala nasional maupun internasional serta adanya pola musiman hari besar keagamaan serta pelaksanaan pesta demokrasi.
Eko menyebut pendorong sektor PHR di bulan April 2014 diantaranya adalah pelaksanaan pemilu legislatif serta perayaan Paskah.
Selanjutnya di bulan Mei 2014, Kota Manado kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan internasional World Coral Reef Conference (WCRC) serta adanya perayaan hari raya keagamaan Waisak.
"Pada bulan Juni 2014 merupakan masa liburan sekolah serta mulai memasuki masa bulan puasa Ramadhan," kata Eko.
Faktor pendorong pertumbuhan sektor perdagangan katanya, adalah pembukaan cabang ketiga jaringan toko ritel terbesar di Kota Manado yang telah beroperasi di bulan Mei 2014.
Indikasi peningkatan aktivitas ekonomi di sektor PHR juga tercermin dari hasil Survei Penjualan Eceran (SPE), yang dilakukan oleh BI Sulut yang menunjukkan adanya perkiraan peningkatan angka indeks penjualan eceran pada akhir triwulan II 2014 sebesar 257,62.
Angka indeks penjualan tersebut, lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 204,44, dengan komposisi peningkatan terbesar terjadi pada kelompok kerajinan, seni dan mainan serta kelompok makanan dan tembakau.
Pada triwulan I 2014 ekonomi Sulut tumbuh sebesar 7,98 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada periode triwulan IV 2013 sebesar 7,51 persen.***2***
Pewarta :
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
