
Caleg diharapkan jadi corong aspirasi rakyat
Sabtu, 5 April 2014 13:40 WIB

"Yang paling penting, ketika dipercayakan terpilih sebagai anggota dewan agar menjadi corong penyalur aspirasi rakyat, bukan cuma datang, diam, dengar dan duit (uang)," ungkap Juddy, di Manado.
Manado, (AntaraSulut) - Calon anggota legislatif (caleg) yang diprediksi terpilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 diharapkan dapat membawa aspirasi rakyat nantinya bagi kelanjutan berbagai program pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah.
Tokoh Pemuda Kakas, Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Juddy Maindoka mengatakan caleg terpilih yang menjadi wakil rakyat di parlemen nanti kiranya dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat tanpa memandang bulu.
"Yang paling penting, ketika dipercayakan terpilih sebagai anggota dewan agar menjadi corong penyalur aspirasi rakyat, bukan cuma datang, diam, dengar dan duit (uang)," ungkap Juddy, di Manado.
Para caleg, katanya yang nantinya berhasil mendapat simpati masyarakat dalam pemilu kali ini, diharapkan nantinya, para caleg ini bisa dengan tulus membawa segala aspirasi masyarakat yang ditujukan kepadanya tanpa memandang siapa ataupun dari golongan manapun mereka.
Menurutnya, masyarakat terlebih khusus kaum perempuan mengharapkan perubahan kinerja yang lebih baik dengan wakil rakyat yang terdahulu.
Kepercayaan yang diberikan kepada mereka melalui pemilu 2014 ini merupakan kesempatan untuk memperjuangkan aspirasi pelbagai elemen masyarakat, kata Juddy.
Dirinya juga menghimbau kepada pemilih pemula yang merupakan pemuda agar tetap memenuhi peran sebagai negara yang baik.
"Sebagai warga negara yang baik, penuhi hak pilih, jangan golput karena pilihan saat ini menentukan masa depan bangsa," jelasnya.
Pemilu 2014 akan dilaksanakan dua kali yaitu Pemilu Legislatif pada tanggal 9 April 2014 yang akan memilih para anggota dewan legislatif dan Pemilu Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 yang akan memilih Presiden dan Wakil Presiden.
Pemilu 2014 akan memakai e-voting dengan harapan menerapkan sebuah sistem baru dalam pemilihan umum. Keutamaan dari penggunaan sistem e-voting adalah Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang sudah mulai dipersiapkan sejak tahun 2012 secara nasional.
Pewarta : Nancy Tigauw
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
