
Baksos LKMI HMI Manado di Gorontalo sukses

"Kami berharap Provinsi Gorontalo bisa dikunjungi lagi oleh tim kesehatan LKMI Care dalam kesempatan yang lain," katanya.
Manado, (Antara Sulut) - Rangkaian kegiatan bakti sosial nasional LKMI HMI Cabang Manado selama dua hari di Desa Tongo, Kec. Bone Pantai, Kab. Bone Bolango dan di lapangan Tenis indoor Universitas Negeri Gorontalo, berjalan dengan sukses, melihat dari partisipasi masyarakat terhadap kegiatan ini.
Ketua Panitia Bakti Sosial Nasional Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam Himpunan Mahasiswa Islam (LKMI HMI) Cabang Manado, Regina F Rahim mengemukakan hal itu melalui pers rilis yang dikirimkan ke @antarasulutcom, Rabu.
Seperti yang terlihat di Desa Tongo, tim kesehatan LKMI Care mengadakan pengobatan gratis terhadap penduduk sebanyak 210 orang, pemasangan alat kontrasepsi sebanyak 55 org dan khitanan massal sebanyak 15 org.
Selanjutnya pada hari kedua pelaksanaan Baksosnas ini, tim kesehatan LKMI Care berhasil mengkhitan anak sebanyak 80 anak, dan donor darah sebanyak 45 kantong darah.
"Kami sangat bersyukur karena kegiatan yang kami adakan mendapat apresiasi dari masyrakat Provinsi Gorontalo, mudah-mudahan kedepan kami bisa kembali hadir di Provinsi Gorontalo dalam pengabdian-pengabdian lainnya," katanya.
Dalam sambutannya pada acara pembukaan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo, Dr.Drs.Idris Rahim, MM mengatakan kegiatan ini LKMI sangat diapresiasi.
Idris Rahim mengatakan sebuah penghargaan kalau tim kesehatan yang tergabung dalam LKMI HMI Cabang Manado memilih Provinsi gorontalo untuk melaksanakan bakti sosial, apalagi di daerah pesisir masih banyak yang harus dibenahi dalam segi kesehatan.
"Kami sadar Pemprov Gorontalo perlu partisipasi aktif dari masyarakat khususnya organisasi kepemudan dan kemahasiswaan seperti LKMI HMI Cabang Manado. Ini untuk membantu mewujudkan kesehatan gratis di Gorontalo," katanya.
Idris juga mengatakan kegiatan ini juga mendukung salah satu visi pembangunan dari Provinsi Gorontalo yaitu melaksanakan kesehatan gratis.
"Kami berharap Provinsi Gorontalo bisa dikunjungi lagi oleh tim kesehatan LKMI Care dalam kesempatan yang lain," katanya.
Jumlah tim kesehatan LKMI Care yang ikut pada baksos kali ini berjumlah 75 orang terdiri dari dokter, dokter muda dan mahasiswa kedokteran. Rangkaian Baksos nasional sudah dilaksanakan dalam tiga bulan terakhir.
Sementara itu Direktur Eksekutif LKMI HMI Cabang Manado, Wahyudi Hardi mengatakan pihaknya banyak terimakasih kepada semua pihak yang mendukung suksesnya acara, Pemprov Gorontalo sebagai sponsor utama yang telah memberikan banyak bantuan.
"Alhamdulillah sasaran dan tujuan awal dari baksos nasional ini tercapai, sampai jumpa kembali pada baksos-baksos kami berikutnya," kata dokter muda di RSUD Prof Kandouw tersebut.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
