
Empat kepala daerah raih ANTARA Award

Jakarta, (Antara Sulut) - Pada 13 Desember 2012 Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA berusia 75 tahun, dan memberikan penghargaan kepada empat kepala daerah, berupa Penghargaan LKBN ANTARA 2012 (LKBN ANTARA AWARD 2012), karena dinilai telah banyak membantu penyelenggaraan kegiatan operasional perwakilan (biro) Perum LKBN ANTARA di daerah.
Sekretaris Perusahaan LKBN ANTARA Iswahyuni, didampingi Humas Primayanti dan Kepala LKBN ANTARA Biro Lampung M Tohamakhsun, di Jakarta, Rabu, merincikan penghargaan bagi empat kepala daerah itu diberikan kepada Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, dan Wali Kota Makassar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin.
Pada puncak peringatan HUT ke-75, 13 Desember 2012, LKBN ANTARA mengundang Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, serta jajaran menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu II, pimpinan DPR-RI, lembaga tinggi negara, serta duta besar negara sahabat, tokoh pers, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku bisnis, dan undangan lainnya.
Sebagai rangkaian acara menjelang HUT 13 Desember 2012 itu, dilaksanakan empat seminar nasional, yaitu "Outlook Energi 2013", "BUMN dan Kampanye Antikorupsi", "Perlindungan Tenaga Kerja melalui Badan Pengelola Jaminan Sosial", dan "Sport Tourism Membuka Potensi Wisata Daerah".
Seminar tersebut menghadirkan menteri sebagai keynote speaker, antara lain Menko Kesra Agung Laksono; Menteri Pertambangan Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik; dan Menteri BUMN Dahlan Iskan; juga Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar.
Salah satu tujuan penyelenggaraan rangkaian acara seminar ini, untuk meneguhkan posisi LKBN ANTARA sebagai kantor berita nasional di tengah persaingan domestik dan global, memperkuat silaturahmi LKBN ANTARA secara eksternal dengan para pemangku kepentingan (stakeholder), baik instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat lainnya, dan membangun optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, sosial dan budaya, di tengah situasi global yang fluktuatif.
Kantor berita nasional Indonesia ini memainkan peranan penting sebagai media yang menyebarluaskan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, dan kini terus berperan dalam membangun masyarakat berbasis informasi, inovatif dan pantang menyerah.
Perum LKBN ANTARA didirikan empat tokoh bangsa, yaitu Adam Malik, A.M. Sipahoetar, Pandoe Kartawigoena, dan Soemanang.
LKBN ANTARA memiliki kekuatan sebagai penyebarluas informasi terbesar di Indonesia dengan jaringan biro pada 30 provinsi dan tujuh perwakilan di kabupaten/kota.
LKBN ANTARA juga memiliki biro di Kuala Lumpur (Malaysia), Beijing (RRC), beberapa perwakilan di New York (AS), Cairo (Mesir), dan London (Inggris), serta hubungan yang erat dengan perwakilan negara asing di Indonesia maupun di kalangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri.
Perum LKBN ANTARA juga berperan penting dalam membentuk citra positif Indonesia di dunia internasional. Hal itu sesuai dengan visi LKBN ANTARA, "Penyedia Jasa Informasi Multimedia, Pencerah, dan Duta Informasi Indonesia."
Di tingkat internasional, LKBN ANTARA menjalin kerja sama dengan kantor berita asing, seperti AAP (Australia), Reuters (Inggris), Bloomberg (Amerika Serikat), AFP (Perancis), DPA (Jerman), Cihan (Turki), Kyodo (Jepang), Bernama (Malaysia), Xinhua (China), PTI (India), Ria Novosti (Rusia), NAMPA (Namibia).
LKBN ANTARA juga aktif dalam jejaring 39 organisasi kantor berita Asia-Pasifik (OANA), Non-Aligned News Network, dan Islamic International News Agencies (IINA) serta organisasi-organisasi internasional lainnya.
Pada HUT ke-75 ini, LKBN ANTARA di bawah kepemimpinan Dewan Direksi yang terdiri atas Direktur Utama, M. Saiful Hadi; Direktur Komersial dan Teknologi Informasi, Hempi Nartomo Prajudi; Direktur Pemberitaan, Akhmad Kusaeni; Direktur SDM dan Umum, Naufal Mahfudz; dan Direktur Keuangan, Endah Sri Wahyuni, berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan perubahan menuju kantor berita kelas dunia.
Kegiatan Seminar
1. Seminar "Outlook Energi 2013 pada hari Senin, 10 Desember 2012. Tema yang diangkat adalah "Ketahanan Energi dan Renegosiasi Kontrak Karya Migas". Seminar ini diselenggarakan untuk mengetahui kemampuan perusahaan pertambangan untuk memenuhi target produksi minyak dan gas guna mendukung ketahanan energi nasional.
2. Seminar "BUMN Dan Kampanye Antikorupsi" pada hari Selasa, 11 Desember 2012. Tema yang dibahas adalah "Bagaimana BUMN Menyiasati Godaan Korupsi dan Menghindari Budaya Suap dalam rangka Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG)".
3. Seminar "Perlindungan Tenaga Kerja Melalui Badan Pengelola Jaminan Sosial" pada hari Senin, 17 Desember 2012. Tema yang akan dibahas adalah "Seberapa Besar Manfaat dari Jaminan Kesehatan dan Jaminan Hari Tua oleh BPJS yang Diterima Para Pekerja". Banyak pekerja yang ragu apakah sistem jaminan BPJS akan mampu melayani kebutuhan pekerja untuk memelihara kesehatan diri dan keluarganya, serta bekal hari tua.
4. Seminar "Sport Tourism Membuka Potensi Wisata Daerah" pada hari Jumat, 21 Desember 2012. Tema yang akan dibahas adalah "Seberapa Besar Manfaat Sport Tourism bagi Daerah dan Event Olahraga apa saja yang bisa dikemas dalam Sport Tourism".
Seluruh seminar akan dilaksanakan di auditrium Adhiyana, Wisma ANTARA lt 2, Jl Merdeka Selatan No 17, Jakarta Pusat. Peserta tidak dipungut bayaran dan disiapkan sertifikat.
Perum LKBN ANTARA juga akan menggelar kegiatan bakti sosial berupa aksi donor darah dan khitanan massal serta melaksanakan kegiatan penanaman pohon di sejumlah tempat yang dianggap sebagai lahan kritis di sekitar ibukota Jakarta. @antarasulutcom
Pewarta : Antara
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
