
Pemkab Minut gandeng tokoh agama ajar penanggulangan bencana kekeringan

Manado (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut), Sulawesi Utara, menggandeng tokoh agama untuk beri pengajaran penanggulangan bencana kekeringan di daerah itu.
"Kami ingin semua masyarakat teredukasi, dan telah mengeluarkan surat edaran dan bersama dengan tokoh agama agar memberikan edukasi kepada masyarakat di setiap tempat ibadah," kata Bupati Minut, Joune Ganda, di Manado, Minggu.
Sosialisasi dan edukasi tentang penanggulangan cepat terhadap bencana kekeringan akan masif dilakukan.
Bupati telah mengeluarkan surat yang harus dilaksanakan di tingkat kecamatan dan kelurahan serta desa dalam rangka melakukan pencegahan, pemantauan dini dan penanggulangan cepat terhadap bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan serta angin kencang.
Ia mengatakan sosialisasi dilakukan menggunakan pengeras suara setiap hari, di setiap kelurahan dan desa.
Selain itu, di setiap kegiatan baik acara suka dan duka secara terus menerus, melalui pertemuan masyarakat, tempat ibadah, media sosial, media massa, dan sarana komunikasi lainnya terkait larangan membakar secara sembarangan kepada masyarakat,
Bupati juga mengaktifkan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) atau satgas di setiap kecamatan, kelurahan dan desa.
Laksanakan patroli rutin di wilayah yang rawan kebakaran, katanya, pembentukan relawan di tingkat kecamatan dan kelurahan atau desa serta dibuatkan surat keputusan camat, lurah hingga hukum tua.
Kemudian, katanya, sosialisasi sanksi hukuman dan denda apabila membakar lahan atau hutan, respons cepat pemadaman kebakaran hutan atau lahan sebelum meluas.
Melakukan koordinasi dengan Pos Komando Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan serta Angin Kencang.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
