Logo Header Antaranews Manado

Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulut laksanakan MPLS 320 siswa baru

Rabu, 2 September 2026 14:01 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay didampingi Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulut Dr Jefta Makikui dan beberapa siswa baru, saat membuka MPLS SRT 3 Provinsi Sulut, di Tampusu, MInahasa, Selasa (01/09/2026). ANTARA/HO-HUMAS SRT.

Manado (ANTARA) - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada 320 siswa baru tahun ajaran 2026/2027, di Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa.

"Kegiatan MPLS ini untuk mengenalkan lingkungan sekolah dan kehidupan asrama, serta memetakan kondisi kesehatan, psikologis, minat, dan bakat siswa baru," kata Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulut Dr Jefta Makikui, di Manado, Rabu.

Ia mengatakan masa MPLS membantu siswa baru beradaptasi dengan fasilitas sekolah dan kehidupan berasrama yang aman serta ramah, menilai kondisi psikologis, tingkat kesehatan, serta potensi minat dan bakat setiap anak.

"Masa MPLS ini akan berlangsung hingga 13 September 2026," katanya.

Pihaknya memastikan setiap anak mendapat ruang yang aman dan bebas perundungan untuk bertumbuh.

Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay mengatakan pemerintah berkomitmen mendukung program unggulan nasional untuk memutus rantai kemiskinan secara permanen melalui jalur pendidikan.

Wagub menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan program unggulan nasional yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kehadiran sekolah itu merupakan wujud nyata keberpihakan negara serta komitmen pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi secara permanen.

Sekolah Rakyat Terintegrasi itu, kata Victor hadir dengan konsep berbasis asrama, negara memberikan jaminan secara penuh untuk seluruh kebutuhan siswa. Jaminan tersebut mencakup fasilitas sarana pembelajaran yang modern, akomodasi asrama, makanan bergizi, hingga pelayanan kesehatan.

Kepada para siswa, wakil gubernur mengatakan MPLS menjadi masa adaptasi yang krusial untuk memahami kedisiplinan dan membangun persaudaraan.

Siswa baru diingatkan untuk memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya, mengingat banyak anak di luar sana yang mendambakan posisi yang sama.

Victor berpesan agar para siswa rajin belajar, mematuhi guru, serta menguatkan mental dalam kehidupan berasrama. “Jangan pernah merasa rendah diri atau berkecil hati dengan latar belakang kalian,” tegas Wagub

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menitipkan tanggung jawab besar kepada Kepala Sekolah, tenaga pendidik, serta para pengasuh di SRT 3 Provinsi Sulut.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026