Logo Header Antaranews Manado

Sarundajang : Maknai Idul Adha dengan jaga kerukunan

Senin, 5 November 2012 10:28 WIB
Image Print
Gubernur menyerahkan bantuan qurban. (Foto : Humas Pemprov Sulut). (1)
"Saya kenal dekat dengan banyak tokoh disini karena di saat saya menjabat Sekda Minahasa mereka banyak membantu saya," kata gubernur
Manado, (Antara Sulut) - Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang menghadiri Sholat Ied yang dilaksanakan di Mesjid Raya Ahmad Yani Manado dalam rangka Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban 1433 Hijriah yang jatuh pada 26 Oktober 2012.

Gubernur bersama Jemaah Mesjid Raya Ahmad Yani Manado terlihat khusyuk mendengarkan Hikmah Idhul Adha yang disampaikan oleh H. Qudrat Dukalang.

Setelah megikuti Hikmah Idul Adha Gubernur memberikan ucapan selamat langsung kepada sejumlah tokoh muslim di Sulut termasuk Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Hindyana, SH.

Usai mengikuti Himkah Idul Adha bersama jamaah mesjid, Gubernur kemudian menuju ke halaman untuk menyerahkan hewan qurban yang akan diteruskan kepada kaun duafa yang memerlukan.

Hewan qurban berupa seekor sapi ini diterima oleh Wakil Imam Besar Mesjid Raya Ahmad Yani Manado H. MutaalMantemas, S.Ag.

Sehari sebelumnya, bantuan hewan Qurban di Mesjid Kiay Modjo Kampung Jawa Tondano. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang didampingi oleh jajaran pejabat Eselon 2 Pemprov Sulut berbaur bersama masyarakat Muslim Jemaah Mesjid Kiay Modjo Kampung Jawa Tondano.

Begitu juga dengan para mahasiswa muslim Universitas Negeri Manado yang berhak menerima hewan Qurban.

Penyerahan Hewan Qurban ini diterimas ecara simbolis oleh Imam Mesjid Al Fallah Kyai Modjo Kampung Jawa Tondano H. Hussain Assagaf.

Masjid-masjid di Minahasa yang menerima penyerahan hewan qurban secara simbolis dari Pemprov Sulut masing-masing Masjid Al Fallah Kiai Modjo Kampung Jawa Tondano, Mesjid Diponegoro Kelurahan Tonsea Lama, Mesjid Al Hikmah Kelurahan Sumalangka, Mesjid Abdullah Ali Muttan Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tondano Utara, Mesjid Nurul Yaqin Kelurahan Wawalintouan, Mesjid Al Ham Kelurahan Kampung Baru Tondano Barat, Mesjid Al Hijrah Kelurahan Rinegetan Tondano Barat, Mesjid Al Anshari Desa Sinuian, serta dan Badan Tazkir Mahasiswa Universitas Negeri Manado di Tondano.

Penyerahan hewan qurban ini adalah bagian dari 40 ekor sapi Qurban Pemprov Sulut termasuk dari Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulut yang disebarkan ke sejumlah mesjid di beberapa kabupaten dan kota se Sulut termasuk di Kabupaten Sangihe.

Dipilihnya Mesjid Kyai Modjo Kampung Jawa Tondano sebagai lokasi penyerahan Hewan Qurban ternyata membangkitkan kembali memori Sinyo Harry Sarundajang yang memiliki hubungan emosional dengan banyak tokoh muslim di Tondano dan sekitarnya termasuk di Kampung Jawa di saat beliau menjabat Sekda Minahasa beberapa puluh tahun yang lalu.

"Saya kenal dekat dengan banyak tokoh disini karena di saat saya menjabat Sekda Minahasa mereka banyak membantu saya," kata gubernur.


Pada kesempatan tersebut gubernur mengingatkan jemaah untuk terus menjaga dan memelihara kerukunan yang selama ini telah tercipta baik antarumat sesama agama, antarumat beragama dengan umat beragama lainnya dan antarumat beragama dengan pemerintah.

Kerukunan di Sulut bukan kerukunan yang semu, tetapi lahir dari kesadaran bahwa Tuhan telah menciptakan manusia berbeda dan perbedaan tersebut harus diterima sebagai pemberian.

Dengan demikian kita akan dapat menghargai orang lain dengan latar belakang yang berbeda.

Selanjutnya gubernur mengharapkan agar semangat dan makna Idhul Adha yang dinikmati oleh umat muslim yang diajarkan Tuhan untuk memiliki semangat berkorban akan memotivasi umat muslim di Sulawesi Utara untuk berpartisipasi dalam setiap program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026