
Realisasi KUR BNI Manado mencapai Rp3,7 M

Manado (ANTARA) - Bank Negara Indonesia (BNI) Kanwil Manado mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) per Februari 2021 telah mencapai Rp3,7 miliar.
"Kami fokus memberikan KUR kepada pelaku usaha mikro dan kecil," kata Pimpinan Jaringan dan Layanan Wilayah Kantor BNI Wilayah Manado Ferry Sinaga, di Manado, Kamis.
Ia menambahkan BNI Kanwil Manado menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp1,1 triliun pada 2021, untuk empat provinsi yang menjadi wilayah kerja BNI Manado yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo dan Maluku Utara.
Ia mengharapkan penyaluran pembiayaan itu bisa memacu kebangkitan usaha mikro dan kecil serta nantinya berkontribusi positif terhadap peningkatan perekonomian daerah.
"Kami berharap KUR ini akan membantu sektor riil, dan berdampak positif bagi perekonomian di daerah, apalagi dalam situasi pandemi COVID-19," katanya.
Menurut dia, fasilitas bunga yang sangat rendah di KUR dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku usaha serta kemungkinan tambahan pembiayaan apabila ada pengembalian tepat waktu.
KUR BNI merupakan KUR Mikro dengan pinjaman maksimal Rp25 juta dan KUR Ritel dengan pinjaman maksimal Rp500 juta. KUR Mikro tanpa agunan dengan usaha debitur adalah jaminannya dengan jangka waktu maksimal empat tahun.
"Syarat formalnya KTP, KK dan Surat Keterangan Usaha," kata Ferry.
KUR lainnya adalah KUR Ritel BNI dengan plafon Rp25 juta hingga Rp500 juta serta syarat antara lain wajib menyertakan KTP, NPWP (untuk pinjaman di atas Rp 50 juta), dan KK Surat Keterangan Usaha dari kelurahan.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Jorie MR Darondo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
