Rende ajak warga kurangi sampah plastik
Kamis, 15 November 2018 0:54 WIB
Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Tenggara Djein Leonora Rende bersama sejumlah perwakilan dari kelompok masyarakat mengampanyekan pengurangan sampah plastik. (Ist)
Minahasa Tenggara, (Antaranews Sulut) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Minahasa Tenggara Djein Leonora Rende mengajak seluruh warga untuk mulai menggurangi sampah plastik, khususnya sekali pakai.
"Permasalahan sampah menjadi tanggung jawab kita semua, makanya saya mengajak warga untuk mulai mengurangi sampah plastik," katanya dalam sosialiasi pengelolaan persampahan dan pembentukan bank sampah, serta pengendalian pencemaran limbah domestik di Ratahan, Rabu.
Lebih lanjut kata Rende, TP-PKK siap menjadi garda terdepan dalam upaya mengurangi penggunaan bahan dan sampah plastik.
"Kami dari PKK siap untuk menjadi garda terdepan bersama dengan pemerintah kabupaten untuk pengelolaan sampah, sehingga dapat tercipta pengelolaan sampah yang mandiri dan berwawasan lingkungan," jelasnya.
Dia mengungkapkan, bahan plastik sekali pakai sangat berbahaya dan mengancam lingkungan, serta mempunyai kontribusi paling besar dalam produksi sampah.
"Penggunaan air salam kemasan sekali pakai merupakan kontributor sampah plastik terbesar sehingga mengancam lingkungan," tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tommy Soleman mengungkapkan, sosialisasi tersebut melibatkan berbagai latar belakang kelompok masyarakat.
"Masalah persampahan menjadi tanggung jawab semua pihak, sehingga dalam sosialisasi ini kami melihat berbagai kelompok masyarakat," ujarnya.
Dia menuturkan penanganan masalah sampah menjadi perhatian serius dari pemerintah, dan berharap agar masyarakat mulai mengurangi pengguna produk kemasan plastik sekali pakai.***1***
"Permasalahan sampah menjadi tanggung jawab kita semua, makanya saya mengajak warga untuk mulai mengurangi sampah plastik," katanya dalam sosialiasi pengelolaan persampahan dan pembentukan bank sampah, serta pengendalian pencemaran limbah domestik di Ratahan, Rabu.
Lebih lanjut kata Rende, TP-PKK siap menjadi garda terdepan dalam upaya mengurangi penggunaan bahan dan sampah plastik.
"Kami dari PKK siap untuk menjadi garda terdepan bersama dengan pemerintah kabupaten untuk pengelolaan sampah, sehingga dapat tercipta pengelolaan sampah yang mandiri dan berwawasan lingkungan," jelasnya.
Dia mengungkapkan, bahan plastik sekali pakai sangat berbahaya dan mengancam lingkungan, serta mempunyai kontribusi paling besar dalam produksi sampah.
"Penggunaan air salam kemasan sekali pakai merupakan kontributor sampah plastik terbesar sehingga mengancam lingkungan," tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tommy Soleman mengungkapkan, sosialisasi tersebut melibatkan berbagai latar belakang kelompok masyarakat.
"Masalah persampahan menjadi tanggung jawab semua pihak, sehingga dalam sosialisasi ini kami melihat berbagai kelompok masyarakat," ujarnya.
Dia menuturkan penanganan masalah sampah menjadi perhatian serius dari pemerintah, dan berharap agar masyarakat mulai mengurangi pengguna produk kemasan plastik sekali pakai.***1***
Pewarta : Arthur Ignasius Karinda
Editor : Christian Alberto Kowaas
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dapat pelatihan, kader PKK diharapkan berperan dalam kesejahteraan masyarakat
16 November 2018 8:30 WIB, 2018
Terpopuler - Minahasa Tenggara
Lihat Juga
Kemenag beri bina rohani dan mental warga binaan Polres Minahasa Tenggara
08 June 2024 6:07 WIB, 2024
Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, Pemkab Mitra dan FISIP Unsrat jalin kerja sama
31 May 2023 23:27 WIB, 2023