Dinkes Minut Temukan 14 Kasus Baru HIV-AIDS
Sabtu, 1 Oktober 2016 13:00 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara Sandra Rotie.ANTARA FOTO/Melky (1)
Minahasa Utara, 1/10 (Antara Sulut) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Minahasa Utara temukan 14 kasus baru Human Immunodeficiency Virus (HIV) - AIDS ( Acquired immunodeficiency syndrome) selang 2015 sampai 2016.
Kepala Dinkes Minahasa Utara Sandra Rotie di Airmadidi, Sabtu mengatakan, kasus tersebut didapat tujuh kasus HIV dan tujuh kasus Aids yang totalnya 14 kasus baru.
"Kasus baru HIV - Aids kami temui di Minahasa Utara, rata-rata dialami oleh usia produktif bahkan melalui pemeriksaan terhadap ibu hamil," ujar Kadis.
Jadi kata dia, selang 2014 ada 147 kasus HIV dan 48 penderita Aids belum ditambah dengan kasus baru di 2015 dan 2016 berjalan.
"Kasus inilah yang dinamakan fenomena gunung es, istilahnya satu orang terkena atau mengidap penyakit tersebut, berarti ada 100 orang belum terdianoksa," ujarnya.
Hingga saat ini kata Kadis, semua penderita sudah dilakukan pengobatan bahkan ditangani secara intensif.
"Masyarakat tidak perlu kuatir dengan penyakit tersebut, apalagi menjauhi penderita. Tapi lebih diutamakan sikap waspada dengan kata lain waspada menggunakan suntik maupun dalam berhubungan badan harus menggunakan pengaman atau kondom. Kalau dalam pergaulan tidak akan terjangkit," katanya.
Bagi para medis kata Rotie, jika ingin melakukan pemeriksaan terhadap penderita HIV - AIDS jangan lupa menggunakan peralatan medis sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Dinkes Minahasa Utara Sandra Rotie di Airmadidi, Sabtu mengatakan, kasus tersebut didapat tujuh kasus HIV dan tujuh kasus Aids yang totalnya 14 kasus baru.
"Kasus baru HIV - Aids kami temui di Minahasa Utara, rata-rata dialami oleh usia produktif bahkan melalui pemeriksaan terhadap ibu hamil," ujar Kadis.
Jadi kata dia, selang 2014 ada 147 kasus HIV dan 48 penderita Aids belum ditambah dengan kasus baru di 2015 dan 2016 berjalan.
"Kasus inilah yang dinamakan fenomena gunung es, istilahnya satu orang terkena atau mengidap penyakit tersebut, berarti ada 100 orang belum terdianoksa," ujarnya.
Hingga saat ini kata Kadis, semua penderita sudah dilakukan pengobatan bahkan ditangani secara intensif.
"Masyarakat tidak perlu kuatir dengan penyakit tersebut, apalagi menjauhi penderita. Tapi lebih diutamakan sikap waspada dengan kata lain waspada menggunakan suntik maupun dalam berhubungan badan harus menggunakan pengaman atau kondom. Kalau dalam pergaulan tidak akan terjangkit," katanya.
Bagi para medis kata Rotie, jika ingin melakukan pemeriksaan terhadap penderita HIV - AIDS jangan lupa menggunakan peralatan medis sesuai prosedur yang berlaku.
Pewarta : Melky Rudolf Tumiwa
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Minahasa Utara
Lihat Juga
Munas Apkasi Minahasa Utara ditutup, Wamendagri: Dukung visi Indonesia Emas 2045
31 May 2025 13:52 WIB
Pemkab Minahasa Utara imbau warga waspadai dampak curah hujan tinggi
04 February 2023 19:06 WIB, 2023
Komunitas Likupang Raya gelar penghijauan mangrove peringati Hari Pohon Sedunia
21 November 2022 22:17 WIB, 2022