Manado (ANTARA) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) Asim Saputra mengatakan angka ketimpangan pengeluaran penduduk pada Maret 2023 mencapai 0,370.

"Peningkatan harga-harga bahan makanan yang menyebabkan angka gini ratio (alat mengukur derajat ketidakmerataan distribusi penduduk) Provinsi Sulawesi Utara mengalami peningkatan yang cukup signifikan," kata Asim, di Manado, Senin.

Asim mengatakan, pada Maret 2023 tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Sulawesi Utara yang diukur oleh gini ratio adalah sebesar 0,370, angka ini meningkat 0,011 poin jika dibandingkan dengan gini ratio September 2022 yang sebesar 0,359 dan meningkat pula sebesar 0,005 poin bila dibandingkan dengan gini ratio Maret 2022 yang sebesar 0,365.

Dia menjelaskan rini ratio di daerah perkotaan pada Maret 2023 tercatat sebesar 0,377, naik dibanding gini ratio September 2022 yang sebesar 0,355 dan gini ratio Maret 2022 yang sebesar 0,362.
 

Sedangkan gini ratio di daerah perdesaan pada Maret 2023 tercatat sebesar 0,345, turun dibanding gini ratio September 2022 yang sebesar 0,352 dan gini ratio Maret 2022 yang sebesar 0,354.

Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, katanya, distribusi pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah adalah sebesar 18,28 persen.
 

Hal ini berarti pengeluaran penduduk pada Maret 2023 berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah.

Jika dirinci menurut wilayah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 18,04 persen yang berarti tergolong pada kategori ketimpangan rendah.
 

Sementara untuk daerah perdesaan, angkanya tercatat sebesar 19,30 persen, yang berarti tergolong dalam kategori ketimpangan rendah.

Sejak Maret 2016, angka gini ratio Sulawesi Utara mengalami trend yang cenderung menurun.
 

Pada Maret - September 2018 terjadi peningkatan harga-harga bahan makanan yang menyebabkan angka gini ratio Provinsi Sulawesi Utara mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Walau sempat tinggi, pada Maret 2020 hingga September 2021 angka gini ratio mengalami penurunan namun kembali mengalami peningkatan hingga Maret 2023.

Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2024