Pemerintah mencatat pelebaran persentase kasus aktif Indonesia dan dunia
Kamis, 29 Oktober 2020 18:34 WIB
Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito berbicara dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (29/10/2020). (ANTARA/Katriana)
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mencatat ada pelebaran persentase jumlah kasus aktif di Indonesia dibandingkan dunia per 29 Oktober 2020.
"Pada hari ini terjadi penambahan kasus positif sejumlah 3.565 di mana jumlah kasus aktifnya adalah 60.569 atau 14,9 persen," kata Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis.
Wiku mengatakan kasus aktif COVID-19 di Indonesia saat ini adalah sebesar 60.569 atau 14,9 persen. Sementara kasus aktif dunia adalah 24,23 persen.
Didasarkan pada persantase 14,9 persen dibanding 24,23 persen, maka persentase kasus aktif di antara keduanya terlihat semakin lebar karena jumlah kasus aktif di Indonesia semakin menurun.
Sementara itu, Wiku mengatakan jumlah kasus sembuh secara kumulatif pada saat ini adalah 329.778 atau 81,6 persen.
"Ini juga masih lebih tinggi dibandingkan kasus sembuh di dunia yang sedikit menurun yaitu 73,12 persen," katanya.
Adapun untuk jumlah kasus meninggal, secara kumulatif Indonesia mencatat ada 13.701 kematian akibat COVID-19 atau sebesar 3,4 persen, masih lebih tinggi dibandingkan kasus meninggal dunia sebesar 2,63 persen.
"Pada hari ini terjadi penambahan kasus positif sejumlah 3.565 di mana jumlah kasus aktifnya adalah 60.569 atau 14,9 persen," kata Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis.
Wiku mengatakan kasus aktif COVID-19 di Indonesia saat ini adalah sebesar 60.569 atau 14,9 persen. Sementara kasus aktif dunia adalah 24,23 persen.
Didasarkan pada persantase 14,9 persen dibanding 24,23 persen, maka persentase kasus aktif di antara keduanya terlihat semakin lebar karena jumlah kasus aktif di Indonesia semakin menurun.
Sementara itu, Wiku mengatakan jumlah kasus sembuh secara kumulatif pada saat ini adalah 329.778 atau 81,6 persen.
"Ini juga masih lebih tinggi dibandingkan kasus sembuh di dunia yang sedikit menurun yaitu 73,12 persen," katanya.
Adapun untuk jumlah kasus meninggal, secara kumulatif Indonesia mencatat ada 13.701 kematian akibat COVID-19 atau sebesar 3,4 persen, masih lebih tinggi dibandingkan kasus meninggal dunia sebesar 2,63 persen.
Pewarta : Katriana
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Proyek jalan produksi didanai PEN di Kabupaten Sangihe selesai dikerjakan
17 October 2022 16:43 WIB, 2022
12 paket proyek jalan produksi dana PEN di Sangihe rampung dikerjakan
05 September 2022 23:13 WIB, 2022
Airlangga mendorong BP2MI ajukan anggaran operasional karena tak ada PEN
22 August 2022 21:09 WIB, 2022
Pemkab Sangihe telah cairkan 70 persen dana PEN hingga pertengahan tahun
19 July 2022 21:47 WIB, 2022
Terpopuler - Sulut Update
Lihat Juga
ARYADUTA Manado gelar Talkshow dan Donor Darah dalam kampanye "Tjakap Djiwa"
19 February 2026 10:48 WIB