Logo Header Antaranews Manado

Megawati: Jaga Keutuhan Pancasila

Senin, 5 Juni 2017 08:33 WIB
Image Print
Presiden Kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri (memagang bendera) didampingi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw saat melepas peserta "Parade Pancasila" di Manado. (1)
Sampai saat ini Pancasila sebagai landasan/dasar negara kita Indonesia masih terjaga,

Manado, (AntaraSulut) - Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri mengingatkan bahwa sebagai rakyat bangsa Indonesia yang memiliki kesamaan pada dasar negara sudah sepatutnya menjaga keutuhan Pancasila.

"Sampai saat ini Pancasila sebagai landasan/dasar negara kita Indonesia masih terjaga," kata Megawati saat berpidato pada Parade Pancasila yang dilaksanakan di Manado, Sabtu.

Menurut dia, beberapa waktu lalu terinformasi dari media bahwa hampir saja negara Indonesia ini ada yang inginkan beberapa pihak untuk mengganti keberadaan Pancasila, padahal soal Pancasila dari zaman Presiden Ir Soekarno sudah sah dan diakui oleh seluruh anak bangsa.

Pancasila itu telah dan sah menjadi dasar negara serta merupakan bagian dari sejarah Indonesia dengan melalui perjuangan proses begitu sulit, tegasnya.

"Jangan hanya kita mendengar dan melihat tanpa mempelajari sejarah. Dimana ada satu lembaga yakni, Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang saat itu zaman Ir Soekarno mengumpulkan pemimpin-pemimpin/para tokoh beberapa golongan untuk membahas/menentukan dasar negara," kisahnya.

Gubernur Olly Dondokambey berharap seluruh masyarakat tanpa terkecuali memahami betul makna memperingati lahirnya Pancasila bagi bangsa Indonesia.

"Kenapa, kita harus selalu mengumandangkan hari Pancasila ini? Tentunya melalui Presiden RI Ir Soekarno yang pada jauh sebelumnya telah membahas dan menetapkan dalam sidang konstituante untuk hal Pancasila ini. Pun juga Pancasila menjadi bahan yang tidak bisa terpisahkan dari Undang-Undang Dasar (UUD) 45 sebagai landasan negara bangsa Indonesia," katanya.

Sementara itu Ketua Penyelenggara Parade Pancasila Rocky Wowor didampingi Kaban Kesbang Pol Sulut Drs Steven Liow mengatakan kegiatan ini untuk menggugah semangat persatuan kesatuan generasi muda lebih mencintai Pancasila yang merupakan dasar dan idiologi bangsa.

"Jadi kita mengambil momen ini untuk mengembalikan Pancasila, ada hal-hal yang ingin menggerogoti Pancasila. Kita lihat terjadi intoleran dimana-mana, ada yang ingin mengganti idiologi Pancasila kita. Jadi lewat aksi seperti ini kita berharap akan ditiupkan dari Sulawesi Utara bahwa Pancasila itu adalah ideologi bangsa kita yang tidak dapat diganti atau dipisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Parade Pancasila itu diikuti berbagai elemen di antaranya masyarakat sipil, Organisasi Masyarakat (Ormas), LSM, Pemerintahan Daerah Kabupaten Kota, jajaran TNI/Polri, siswa-siswi SD, SMP, SMA hingga Praja IPDN.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026