Logo Header Antaranews Manado

Kabakamla RI buka MSDE ke-8 Di Manado

Selasa, 9 Mei 2017 06:57 WIB
Image Print
Kepala Bakamla RI Ari Soedewo melakukan pemukulan tetengkoreng saat membuka MSDE di Manado (foto Humas Bakamla) ((1))

Manado, 8/5 (Antara) - Kepala Badan Keamanan Laut RI Laksdya TNI Ari Soedewo membuka kegiatan Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) and Law of The Sea Course ke-8 di Manado, Sulawesi Utara, Senin.

Kegiatan merupakan hasil kerjasama antara pemerintah Indonesia melalui Bakamla RI dengan pemerintah Australia melalui ABF tersebut dihadiri peserta dari 17 negara.

Kepala Bakamla RI Ari Soedewo saat meberikan keterangan pers usai membuka kegiatan itu mengatakan tujuan materi yaitu kerjasama maritim di bidang penurunan atau penindakan semua tindakan ilegal melalui laut.

"Kami bersama dengan ABF, konsentrasi penuh bagaimana menjalin komunikasi diantara negara kawasan untuk bisa menurunkan angka kejahatan di laut," kata Ari Soedewo.

Ari Soedewo mengatakan inti pembahasan pada pertemuan MSDE saat ini adalah terkait bagaimana menangani penyelundupan Narkoba melalui laut.

"Dari beberapa tindakan ilegal yang terjadi melalui laut, Narkoba menjadi musuh bersama kita, karena merusak generasi penerus. Dalam pembahasan ini bagaimana menangani tindak pidana penyelundupan Narkoba tersebut," katanya.

Ia mengatakan data world drugs report 2016 yang diterbitkan oleh United Nation Office On Drugs and Crime (UNODC) menunjukkan peningkatan peredaran narkoba melalui jalur laut yang disebut Shoutern Route, sehingga penanggulangan peredaran narkoba melalui laut menjadi hal penting yang harus dilaksanakan.

Oleh karenanya, melalui kegiatan MSDE ke-8, diharapkan dapat ditemukan satu formulasi kerjasama teknis operasional berdasarkan ketentuan hukum internasional guna menanggulangi permasalahan tersebut.

"Apabila memungkinkan, formulasi yang dihasilkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat diangkat sebagai sebuah `best practices` penanggulangan peredaran narkoba melalui laut di tingkat kawasan Asia Pasifik", katanya.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan memberikan apresiasi dan berterima kasih dengan dijadikannya daerah itu sebagai tempat pelaksanaan kegiatan internasional tersebut.

***1***



Pewarta :
Editor: Jorie MR Darondo
COPYRIGHT © ANTARA 2026