Logo Header Antaranews Manado

Basarnas: Gedung KONI Sario Manado rusak akibat gempa magnitudo 7,6

Kamis, 2 April 2026 10:21 WIB
Image Print
Sejumlah warga berada di lokasi reruntuhan sisi barat Gedung KONI Sario Manado, Sulawesi Utara usai gempa mengguncang barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Provinsi Maluku Utara. Polisi memasang policeline di lokasi terjadinya reruntuhan. ANTARA/Karel A Polakitan

Manado (ANTARA) - Setelah gempa tektonik magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara atau tepatnya di barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, pada Kamis pagi, sisi barat Gedung KONI Sario, Kota Manado, rusak.

"Aparat keamanan saat ini sementara melakukan bersih-bersih puing reruntuhan bangunan Gedung KONI," kata Humas Basarnas Sulawesi Utara (Sulut) Nuriadin Gumeleng di Manado, Kamis.

Pada proses bersih-bersih puing tersebut, masih ada material yang belum bisa dibersihkan karena menggantung pada bangunan utama.

"Sejauh ini aktivitas di sekitar bangunan KONI sudah mulai berlangsung seperti biasa," katanya.

Untuk korban jiwa usai gempa bumi Kamis pagi, kata dia, satu orang meninggal dunia, sementara satu korban lainnya patah kaki karena melompat.

"Korban yang mengalami cedera patah kaki sudah mendapat penanganan," ujar Nuriadin Gumeleng.

Basarnas Sulawesi Utara, kata dia, tetap bersiaga dan terus memutakhirkan data korban ataupun kerusakan yang terjadi setelah gempa utama.

"Kami berharap warga berhati-hati dan mengikuti arahan dari pemerintah. Tetap tenang dan mencari informasi dari BMKG," ujarnya.

Sebelumnya pada Kamis 2 April 2026 pukul 05.48.14 WIB wilayah Barat Daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M7,6, sementara episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,25 derajat Lintang Utara (LU) dan 126,27 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 kilometer arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 33 kilometer.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026