Logo Header Antaranews Manado

Jumlah penumpang Bandara Samrat Manado naik 28,3 persen

Senin, 16 Maret 2026 09:51 WIB
Image Print
Situasi check in di Bandara Samrat Manado, Sulut, Senin (16/3/2026). ANTARA/Nancy Tigauw

Manado, Sulut (ANTARA) - General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Sulut, Radityo Ari Purwoko mengatakan jumlah penumpang mengalami kenaikan hingga 28,3 persen sejak Posko Lebaran 2026 dimulai 13 Maret 2026.

"Posko angkutan Lebaran 2026 di Bandara Internasional Samrat Manado resmi berlangsung pada 13 Maret 2026 hingga 30 Maret 2026 dan telah mencatat jumlah kenaikan penumpang jelang Idul Fitri 1447 H," kata Radityo di Manado, Sulut, Senin.

Dia mengatakan selama periode awal operasional posko, tercatat adanya peningkatan signifikan pada pergerakan penumpang dan pesawat pada puncak arus mudik yang terjadi 14 Maret 2026 (H-6).

Pada tanggal tersebut, jumlah penumpang mencapai 7.864 orang, meningkat 28,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 6.130 penumpang.

Jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi tahun 2019, yang mencatat 6.865 penumpang, maka jumlah penumpang pada tahun 2026 menunjukkan kenaikan sebesar 14,6 persen atau tingkat pemulihan (recovery) sebesar 114,6 persen.

Selain itu, pergerakan pesawat udara tercatat sebanyak 69 penerbangan pada tanggal yang sama, angka ini meningkat 13 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 61 pergerakan pesawat.

Jika dibandingkan dengan periode sebelum pandemi pada tahun 2019, capaian tersebut menunjukkan tingkat pemulihan sebesar 119 persen.

Untuk pergerakan kargo, tercatat 68 ton, angka ini mengalami penurunan sebesar 9,2 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 75 ton. Meski demikian dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi tahun 2019 capaian kargo saat ini menunjukkan tingkat pemulihan sebesar 153 persen.

Penurunan kargo dibandingkan tahun sebelumnya dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah penumpang pada periode mudik, yang berdampak pada berkurangnya kapasitas kompartemen bagasi pesawat yang dapat dimanfaatkan untuk pengangkutan kargo.

Dia menjelaskan bahwa peningkatan trafik ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada masa mudik Lebaran tahun ini serta semakin pulihnya sektor transportasi udara pascapandemi.

Menurutnya, pihak bandara telah mengantisipasi lonjakan penumpang dengan mengoptimalkan operasional serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam posko angkutan Lebaran, seperti maskapai, otoritas bandara, TNI/Polri, AirNav, serta instansi terkait lainnya.

"Peningkatan jumlah penumpang ini merupakan indikator positif bagi pemulihan sektor penerbangan. Kami bersama seluruh instansi yang tergabung dalam posko Lebaran berkomitmen untuk memastikan operasional bandara berjalan lancar, aman, dan tetap mengutamakan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa," ujar Radityo.

Pihak bandara juga mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk memastikan kelengkapan dokumen perjalanan sebelum berangkat, seperti tiket, identitas diri, serta dokumen pendukung lainnya.

Penumpang juga disarankan untuk tiba di bandara minimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, guna menghindari antrean panjang di area check-in dan pemeriksaan keamanan, sehingga proses keberangkatan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

Sebagai operator bandara, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang melalui optimalisasi fasilitas, penguatan koordinasi operasional, serta dukungan penuh dari seluruh instansi yang terlibat dalam Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Dengan sinergi tersebut, diharapkan pelaksanaan angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi seluruh masyarakat.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026