Logo Header Antaranews Manado

Balai Karantina Sulut awasi pasokan logistik di bandara dan pelabuhan

Selasa, 24 Februari 2026 04:52 WIB
Image Print
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Sulawesi Utara, Badan Karantina Indonesia (Barantin), Agus Mugiyanto, mengatakan, petugas karantina siaga mengawasi distribusi logistik di bandara dan lima pelabuhan di provinsi tersebut. ANTARA/HO-Balai Karantina Sulut

Manado (ANTARA) - Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Sulawesi Utara, Badan Karantina Indonesia (Barantin) Agus Mugiyanto mengatakan petugas karantina siaga mengawasi distribusi logistik di bandara dan lima pelabuhan di provinsi tersebut.

"Petugas kami siaga pengawasan di Bandara Sam Ratulangi, Pelabuhan Manado, Pelabuhan Bitung, Pelabuhan Tahuna, Pelabuhan Siau, hingga Pelabuhan Melonguane,” katanya di Manado, Senin.

Selain jalur logistik rutin, kata dia, petugas karantina juga mewaspadai peningkatan barang bawaan penumpang kapal laut seiring dengan mulai pergerakan mudik lebih awal.

Pejabat karantina di lapangan, kata dia, secara konsisten melakukan pemeriksaan berlapis terhadap setiap komoditas.

Pengawasan tersebut menjadi krusial untuk memitigasi risiko masuknya penyakit lintas wilayah yang dapat mengancam sumber daya alam hayati, terutama saat mobilitas barang mencapai puncaknya di arus mudik nanti.

"Lonjakan lalu lintas komoditas di pelabuhan dan bandara tidak boleh melonggarkan standar biosekuriti," ujarnya.

Balai Karantina Sulut memastikan seluruh komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang melintas telah melalui pemeriksaan karantina yang ketat demi keamanan pangan nasional.

"Hal ini menjadi prioritas utama Karantina Sulawesi Utara dalam memberikan pelindungan maksimal bagi masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi pangan yang aman, sehat, dan bermutu tinggi di seluruh wilayah," ujarnya.

Berdasarkan tren tahunan, Agus menyebutkan periode Ramadhan hingga Idul Fitri selalu diikuti dengan lonjakan frekuensi dan volume pengiriman komoditas bahan pangan.

Data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) di Ramadhan 2025 lalu mencatat adanya peningkatan volume pengiriman.

Komoditas seperti telur sebanyak 746 ton dari bulan biasanya 592 ton atau naik sebesar 26,01 persen sementara frekuensinya naik sebesar 770 kali pengiriman dari bulan biasa 470 kali atau naik 63,83 persen.

Contoh lainnya, komoditas daging sapi sebesar 14,78 ton dari bulan biasanya 13,82 ton atau naik 6,94 persen, di mana frekuensinya meningkat dari 27 kali menjadi 43 kali pengiriman atau sebesar 59,26 persen.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026