KOTA MANADO (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus saat berorasi di tengah masa pendemo yang menamakan "Koalisi Masyarakat Buruh Aksi Damai" mengajak mereka mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini.
"Saya bersama dengan wakil gubernur, ketua DPRD dan forkopimda datang untuk menerima kalian, menyerap aspirasi masyarakat Sulut, khususnya kaum buruh," ujar dia saat itu berorasi di atas mobil komando bersama dengan pimpinan buruh di depan Kantor Gubernur Sulut di Manado, Selasa.
Ia menyatakan berterima kasih kepada kaum buruh yang mendukung Presiden yang juga orang Sulawesi Utara itu.
"Mari di sini kita doakan agar tetap kuat memimpin negeri ini, membawa negeri ini menuju Indonesia Emas. Kita yang ada di kampung halaman di Sulut kita doakan agar beliau tetap kuat," kata dia.
Ia mengaku bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay dan forkopimda selalu memikirkan berbagai upaya membawa kemajuan bagi provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa tersebut.
Buah dari kerja bersama yang didukung masyarakat, kata dia, inflasi di daerah itu berhasil dikendalikan (nomor tiga terendah di Indonesia) yang berarti pemerintah berhasil mengendalikan harga.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi provinsi ujung utara Sulawesi tersebut berada pada angka 5,64 persen, termasuk juga kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke Sulut naik 25,91 persen (4.403 orang).
"Artinya ada pertumbuhan ekonomi yang nantinya berdampak kepada masyarakat," katanya.
Massa pendemo yang berasal dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) setempat tersebut tiba di pintu masuk kantor gubernur sekitar pukul 11.00 Wita.
Salah satu orator, Tommy Sampelan mengajak pendemo tetap tenang dan tidak melakukan kegiatan anarkis. Tak berlangsung lama, Gubernur Sulut Yulius Selvanus hadir dan membawakan orasi. Kira-kira pukul 12.00 Wita, massa pendemo mulai membubarkan diri setelah doa bersama yang dipimpin Ketua DPRD Sulut Andi Silangen.

