
BRI tingkatkan sinergitas Kejati atasi permasalahan perbankan

Manado (ANTARA) - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional 16 Manado terus meningkatkan sinergitas dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) guna mengatasi permasalahan perbankan.
"Kami telah lama melakukan kerja sama dengan Kejati Sulut, dan akan terus ditingkatkan sinergitas yang telah terjalin selama ini," kata CEO BRI Region 16 Manado Elizabeth Primasari S, di Manado, Rabu.
Dia mengatakan pihaknya melakukan kerja sama dalam pengelolaan keuangan serta somasi kejaksaan dan gugatan sederhana.
"Sehingga, ke depan kerja sama dan komunikasi ini akan lebih intens dilakukan," katanya.
Ia menjelaskan sinergitas antara BRI dan Kejati yakni antara lembaga perbankan dan lembaga penegak hukum untuk mengatasi berbagai permasalahan, terutama yang berkaitan dengan kredit macet dan perlindungan hukum bagi BRI.
BRI dan Kejati bekerja sama dalam upaya pemulihan kredit macet. Kejaksaan, sebagai pengacara negara, membantu BRI dalam melakukan penagihan dan tindakan hukum terhadap debitur yang bermasalah.
Kejaksaan, katanya, akan memberikan pendampingan hukum kepada BRI dalam berbagai aspek, termasuk dalam hal perdata dan tata usaha negara, untuk melindungi kepentingan hukum BRI sebagai badan usaha milik negara.
Kerja sama ini juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang baik antara kedua lembaga dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antar instansi pemerintah dan badan usaha milik negara untuk mencapai tujuan bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan penegakan hukum.
Sinergitas antara BRI dan Kejati sangat penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, melindungi kepentingan negara, dan memastikan penegakan hukum yang efektif.
Mengawali tugasnya di BRI Region 16 Manado Elizabeth melaksanakan kunjungan ke sejumlah mitra kerja. Salah satu instansi yang dikunjungi yaitu Kejati Sulut.
Kedatangan Elizabeth disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut Dr Andi Muhammad Taufik.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
