Logo Header Antaranews Manado

Serangan udara Israel ke Iran tewaskan 60 warga sipil

Minggu, 15 Juni 2025 06:31 WIB
Image Print
Suasana bangunan yang rusak akibat serangan Israel di Teheran, Iran, Jumat (13/6/2025). Berdasarkan laporan resmi dari kantor berita IRNA, serangan tersebut menewaskan Komandan IRGC Jenderal Hossein Salami dan pemimpin markas pusat militer Khatam al-Anbiya Iran Jenderal Gholam-Ali Rashid. ANTARA FOTO/Xinhua/nym.

Istanbul (ANTARA) - Serangan udara Israel yang menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di Teheran, Iran, pada Jumat telah menewaskan 60 orang, termasuk 20 anak-anak, menurut media pemerintah Iran pada Sabtu.

"Enam puluh orang, termasuk 20 anak-anak, tewas dalam serangan Israel terhadap sebuah bangunan tempat tinggal di kawasan Shahid Chamran, Teheran," Iranian Press TV melaporkan.

Pada Jumat (13/6) dini hari, Israel melakukan serangan udara yang menghantam fasilitas nuklir dan rudal Iran.

Serangan tersebut menewaskan lebih dari 104 penduduk Iran, termasuk komandan Garda Revolusi (IRGC), beberapa komandan tinggi, dan sembilan ilmuwan nuklir, serta melukai hampir 380 orang lainnya.

Menurut sejumlah laporan, Iran membalas serangan tersebut dengan meluncurkan rudal-rudal balistik ke sejumlah wilayah Israel sehingga menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 170 lainnya.

Sumber: Anadolu




Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026