
PVMBG Perbaiki Dua Stasiun Seismik Gunung Lokon

"Saat ini PVMBG masih menetapkan status siaga pada level III dengan radius bahaya sejauh 2,5 kilometer dari kawah."
Manado, (ANTARA Sulut) - Petugas pos pengamatan gunung api Lokon dan Mahawu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperbaiki dua stasiun seismik yang rusak pascaerupsi Gunung Lokon pada Rabu (20/5) lalu.
"Sudah diperbaiki peralatannya. Dan sekarang ini ke empat stasiun seismik sudah berfungsi baik," kata petugas pos pengamatan Mando, di Tomohon.
Dua stasiun seismik yang rusak tersebut, kata dia, stasiun Empung dan Sea yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan, Gunung Lokon, sementara dua stasiun yang masih berfungsi pascaletusan yaitu stasiun Wailan dan Kinilow.
"Kalau tidak salah perbaikannya dilakukan pada awal Juni ini setelah melihat aktivitas vulkanik Gunung Lokon yang mulai menurun," ujarnya.
Saat ini, lanjut dia, PVMBG masih menetapkan status siaga pada level III dengan radius bahaya sejauh 2,5 kilometer dari kawah.
Sehingga dengan status seperti ini, warga diharapkan tidak melakukan aktivitas di radius bahaya karena berisiko bila terjadi letusan tiba-tiba.
"Kami berharap radius bahaya tersebut dipatuhi. Memang aktivitas vulkaniknya sudah mulai menurun pascaletusan pada bulan Mei lalu, tapi masih fluktuatif," katanya.
Saat terjadi erupsi beberapa pekan lalu, ketinggian debu letusan diperkirakan mencapai 1.500 meter, dan diiringi dengan bunyi dentuman yang terdengar hingga radius lima kilometer, dampak lainnya dua stasiun seismik rusak karena terkena lontaran material gunung api.***4***
Pewarta : Karel A Polakitan
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
