
Aktifitas gunung api Ruang waspada level dua

SITARO (12/3) AntaraSulut - Pos Pengamatan Gunung Api Ruang Tagulandang Kabupaten Siau Tagulandang Biaro merilis informasi bahwa aktifitas gunung api Ruang mengalami peningkatan dari normal menjadi waspada level dua, terhitung sejak Kamis sore.
Data seismograf di pos pemantauan yang menunjukkan intensitas kegempaan mengalami peningkatan sejak Rabu malam hingga Kamis sore. Rekaman data sesmig menunjukkan kegempaan vulkanik mencapai 20 hingga 30 kali.
"Rabu malam hingga Kamis dinihari tercatat 9 kali gempa vulkanik dan 11 kali tektonik jauh. Kamis pukul 00.00 hingga pukul 08.00 pagi terjadi 20 kali gempa vulkanik dan satu kali gempa tektonik jauh," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Ruang, Patris Sasombo, Kamis petang.
Pukul 08.45 hingga menjelang sore sekira pukul 14.00, aktifitas masih trgolong tinggi yaitu 20 kali gempa vulkanik dan satu kali gempa tektonik jauh. Peningkatan aktifitas ini telah dilaporkan ke pusat vulkanologi di Bandung yang kemudian merekomendasikan pos pengamatan merilis info gunung api Ruang pada level waspada,
Sasombo menjelaskan, dalam pandangan fisik memang tidak tampak aktifitas kepulan asap, lontaran atau lelehan material vulkanik sehingga nampak tenang-tenang saja. Tapi petugas mencermati data seismograf yang menunjukkan peningkatan aktifitas kegempaan.
"Memang tampak baik-baik saja, tapi standar prosedur pengamatan gunung api mengharuskan kami mencermati dan mengambil langkah antisipasi yang diperlukan, antara lain dengan merilis kenaikan status waspada. Daripada kita kecolongan, lebih baik kita ingatkan," kata Sasombo.
Berbeda dengan gunung api Karangetang di Siau yang aktif sepanjang tahun, gunung api Ruang secara visual tidak menamapakkan aktifitas apapun. Kondisi ini, menurut Sasombo, berpotensi terjadi erupsi secara tiba-tiba. Kendati demikian, ia menhimbau menyerukan warga sekitarnya tidak panik, tetap beraktifitas sambil meningkatkan kewaspadaan
Pewarta : Fidel Malumbot
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
