Logo Header Antaranews Manado

Bni Salurkan Kur di Sulut Tapi Selektif

Rabu, 11 Februari 2015 10:08 WIB
Image Print
PT Bank Negara Indonesia (BNI) tetap menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tapi dengan selektif.

Manado, 11/2 (AntaraSulut) - PT Bank Negara Indonesia (BNI) tetap menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tapi dengan selektif.

"Kami tetap berhati-hati dan selektif dalam pemberian pinjaman KUR meski dijamin pemerintah," kata Manajer Bisnis Manajemen BNI Wilayah Manado, Danar M Nugrahastrio, di Manado, Rabu.

Danar mengatakan walaupun dijamin oleh pemerintah tapi dana KUR bukan hibah, jadi harus dikembalikan oleh debitur.

Prinsip kehati-hatian pemberian KUR ke debitur sebagai antisipasi terciptanya kredit bermasalah.

"Kendati hati-hati, BNI tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pemohon KUR kredit, karena arahnya meningkatkan sektor riil," jelasnya.

Jika sektor produktif bertumbuh, katanya, maka ekonomi Sulut akan semakin meningkat dan berkualitas.

Asisten Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sulut, Ignatius Adhi mengatakan hingga November 2014 BNI Manado telah menyalurkan KUR kepada 1.150 debitur dengan total nilai Rp156,70 miliar.

Sementara realisasi KUR oleh seluruh perbankan di Provinsi Sulut hingga November 2014 telah mencapai Rp1,74 triliun.

"Berdasarkan data dari Kementerian Perekonomian, realisasi KUR oleh perbankan Sulut sudahnmencapai Rp1,74 triliun," katanya.

Ignatius mengatakan realisasi KUR tersebut disalurkan delapan bank umum yang ada di Sulut yakni Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Bukopin, Bank Syariah Mandiri, Bank Sulut dan Bank Papua.***3***




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026