Logo Header Antaranews Manado

IKM Sulut diharapkan memanfaatkan ritel modern

Rabu, 4 Februari 2015 11:46 WIB
Image Print
Makin banyak ritel modern yang masuk di Sulut, diharapkan dapat dimanfaatkan oleh IKM untuk memasarkan produknya di tempat tersebut," kata Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan IKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Alwy Pontoh, di Manado, Rab

Manado, (ANTARA Sulut) - Industri Kecil Menengah (IKM) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diharapkan dapat memanfaatkan peluang masuknya ritel modern di daerah tersebut.

"Makin banyak ritel modern yang masuk di Sulut, diharapkan dapat dimanfaatkan oleh IKM untuk memasarkan produknya di tempat tersebut," kata Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan IKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Alwy Pontoh, di Manado, Rabu.

Alwy mengatakan masuknya ritel modern ke Sulut yang diperkirakan ada sebanyak 60 outlet, merupakan tantangan bagi IKM untuk lebih maju lagi.

"Kami akan berkoordinasi dengan kabupaten dan kota karena pemberian izin pendirian berasal dari pemerintah kabupaten serta kota, untuk memfasilitasi para IKM agar produknya bisa dipajang di `minimarket` tersebut," jelasnya.

Menurutnya, jika ada sinergi seperti itu, maka kehadiran ritel modern sebenarnya tidak menjadi penghambat bagi IKM, tapi justru mampu memberikan nilai tambah bagi IKM di Sulut.

Sulut tidak bisa menolak ritel modern untuk masuk berinvestasi di daerah Nyiur Melambai, karena ini salah satu tantangan memasuki pasar global.

Apalagi, katanya, ada pasar bebas ASEAN yang disebut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dan akan lebih banyak lagi produk luar negeri masuk ke Indonesia termasuk Sulut.

"Karena itu, daya saing harus ditingkatkan terutama kualitas produk dan sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing sehat dengan sembilan negara lainnya yang tergabung dalam ASEAN," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026