
Dolar tertekan setelah data AS dan Tiongkok mengecewakan
Senin, 2 Februari 2015 17:40 WIB

Tokyo, 2/2 (Antara/AFP) - Kurs dolar berjuang melawan yen dan euro di Asia pada Senin, setelah data AS dan Tiongkok mengecewakan pasar, sementara euro pulih sedikit setelah jatuh karena kekhawatiran tentang pembicaraan pemerintah Yunani yang baru dengan kreditor internasional.
Dalam perdagangan sore di Tokyo, dolar naik tipis menjadi 117,63 yen dari 117,59 yen di New York.
Euro naik menjadi 1,1303 dolar dari 1,1284 dolar, dan menjadi 132,97 yen dari 132,70 yen di perdagangan AS.
Departemen Perdagangan AS pada Jumat (30/1) mengatakan bahwa ekonomi utama dunia itu berkembang pada tingkat tahunan sebesar 2,6 persen di kuartal keempat, jauh di bawah 5,0 persen dalam tiga bulan sebelumnya.
Kekecewaan diperparah oleh berita bahwa harga-harga di zona euro jatuh ke rekor 0,6 persen pada Januari, memicu kekhawatiran bahwa blok mata uang itu sedang menghadapi tahun-tahun deflasi.
Para pedagang juga bereaksi pada Senin terhadap berita bahwa indeks pembelian manajer (PMI) aktivitas manufaktur resmi Tiongkok secara tak terduga mundur pada bulan lalu, untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun.
Data pada Minggu menunjukkan PMI tersebut di 49,8 pada bulan lalu, dibandingkan dengan 50,1 pada Desember.
Berapa pun di bawah 50 menunjukkan kontraksi dan berapa pun di atas itu menunjukkan pertumbuhan.
"Sentimen pasar sedang berubah menghindari risiko setelah kedua angka pertumbuhan ekonomi AS dan data manufaktur Tiongkok lebih rendah dari perkiraan," Atsushi Hirano, kepala penjualan valasa di Jepang pada Royal Bank of Scotland, mengatakan kepada Bloomberg News.
"Ada risiko yang sedang berkembang yen bisa naik ke tingkat pertengahan 115 terhadap dolar pada pertengahan pekan ini."
Pedagang mata uang cenderung bergerak ke yen selama masa ketidakpastian atau terjadi gejolak.
Euro sebelumnya telah menghadapi tekanan jual setelah Menteri Keuangan baru Yunani Yanis Varoufakis yang anti-penghematan mengatakan meskipun diperingatkan bahwa Athena segera akan kehabisan uang, pemerintahan yang dipimpin partai sayap kiri Syriza, lebih suka berjalan tanpa uang tunai baru, dan bukannya melakukan negosiasi ulang seluruh dana talangan atau "bailout".
Pada konferensi pers yang tegang dengan kepala Eurogroup Jeroen Dijsselbloem, Varoufakis mengatakan Yunani bersedia untuk bernegosiasi dengan pemberi pinjaman, tetapi tidak dengan sebuah troika kreditur internasional -- Uni Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB) dan Dana Moneter Internasional (IMF).
Athena telah dijanjikan 7,2 miliar euro dana dari troika jika menyelesaikan reformasi yang ditentukan pada 28 Februari.
Dolar sebagian besar lebih kuat terhadap mata uang Asia-Pasifik.
Unit AS meningkat menjadi 61,86 rupee India dari 61,80 rupee pada Jumat, menjadi 12.688,10 rupiah Indonesia dari 12.615 rupiah, menjadi 1.103,24 won Korea Selatan dari 1.096,28 won, dan menjadi 31,60 dolar Taiwan dari 31,53 dolar Taiwan.
Dolar juga menguat ke 44,17 peso Filipina dari 44,08 peso dan menjadi 1,3538 dolar Singapura dari 1,3515 dolar Singapura, sementara itu merosot ke 32,57 baht Thailand dari 32,72 baht.
Dolar Australia melemah menjadi 77,88 sen AS dari 77,97 sen AS, sementara yuan Tiongkok diambil 18,79 yen terhadap 18,87 yen.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
