
Bupati minta jangan ada kerja sama saat UN

Selain itu kepada Guru dan Pengawas, Bupati meminta untuk tidak membiarkan terjadinya aksi kerja sama alias saling contek dan sebagainya.
Tondano, (AntaraSulut) - Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Wakil Bupati (Wabup) Ivan Sarundajang membuka soal ujian nasional (UN) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tondano. Bupati membuka soal UN perdana di SMPN 4 Tondano dan Wabup di SMPN 1 Langowan.
"Kepada siswa-siswi peserta ujian diharapkan untuk fokus dengan apa yang akan dikerjakan," kata Jantje, di Tondano, Senin.
Kata Jantje, membaca soal dengan cermat dan mengisi lembar jawaban secara hati-hati. "Jika adik-adik sudah belajar dengan giat serta ditunjang oleh guru-guru yang memiliki kompetensi yang baik maka tidak perlu khawatir dalam menjawab soal yang ada," jelas Jantje Bupati JWS yang didampingi oleh Kadis Dikpora Drs Jemmy Maramis, Kabid SMP Drs Gumansing, Camat Tondano Barat Maya Kainde SH dan beberapa Anggota DPRD Minahasa.
Selain itu kepada Guru dan Pengawas, Bupati meminta untuk tidak membiarkan terjadinya aksi kerja sama alias saling contek dan sebagainya. Menurut Jantje, hal demikian hanya akan sia-sia serta membuang-buang waktu saja, karena soal yang ada tidak sama.
Katanya, daripada suasana kelas jadi gaduh, sedari awal laksanakan pengawasan sesuai standart yang ada. Soal ketat itu tak masalah jika akan membuat anak-anak kita menjadi pribadi yang jujur dan disiplin," jelasnya. "Kedua hal inilah menjadi ujian nasional bagi seluruh siswa baik yang ada di Minahasa maupun seluruh Indonesia. Selamat bekerja dan sekali lagi jangan lupa untuk berdoa, ungkap mantan Kadis Diknas Minahasa ini.
Sementara di saat yang sama, Wakil Bupati Ivan Sarundajang membuka perdana soal UN di SMP Negeri 1 Langowan dan Sekdakab Jeffry Korengkeng SH MSi membuka soal UN di SMP Negeri 2 Tondano. UN SMP berlangsung mulai tanggal 5 - 8 Mei 2014 mendatang dan para peserta tersebar di seluruh SMP sederajat di Provinsi Sulut.
Pewarta : Nancy Tigauw
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
