
Dinas Pendidikan Manado distribusikan soal UN SMP

Dante mengatakan, distribusi naskah UN tersebut dilakukan dalam pengawalan polisi tentu dan semuanya dalam keadaan tertutup rapat.
Manado, 3/5 (AntaraSulut) - Dinas Pendidikan Manado menyatakan telah mendistribusikan naskah ujian nasional (UN) SMP sederajat pada Jumat-Sabtu pekan pertama Mei 2014.
"Pendistribusiannya dilakukan langsung Dinas Pendidikan Nasional provinsi bersama Kota Manado yang menjadi wilayah terakhir penerima soal ujian tersebut," kata Kepala Dinas Pendidikan Manado Dante Tombeg di Manado, Sabtu.
Dante mengatakan, distribusi naskah UN tersebut dilakukan dalam pengawalan polisi tentu dan semuanya dalam keadaan tertutup rapat.
Menurut Dante karena masuk pada Sabtu, maka disimpan di sekolah dan tetap dikawal polisi, sehingga bisa mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan yakni adanya kebocoran soal.
Dante mengatakan, jumlah naskah soal UN yang dikirimkan bersama dengan Dinas Pendidikan Manado tersebut mengikuti jumlah peserta setiap sekolah penyelenggara.
"Misalnya di satu sekolah itu pesertanya hanya 160 orang, maka naskah yang sampai ke situ juga sebanyak itu tidak ada kelebihan," katanya.
Dalam pelaksanaan UN seperti juga tingkat SMA, maka dalam satu ruangan kelas hanya ada 20 siswa yang diawasi oleh dua orang guru pengawas, sehingga para siswa tidak akan merasa gerah atau tidak nyaman karena merasa tertekan.
Mata pelajaran yang akan diujikan untuk tingkat SMP berjumlah empat yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA dan Matematika, dan dilaksanakan selama empat hari dimana setiap hari hanya ada satu yang diajikan.
Di Manado, peserta UN SMP sederajat yakni MTs sebanyak 7.538 orang yang tersebar di sekolah negeri dan swasta termasuk MTs di 11 kecamatan Manado.
Ujian dilaksanakan selama empat hari dari 5-8 Mei, kemudian mendapatkan jadwal ujian susulan, sepekan berikutnya yakni 12-15 Mei, jika tak sempat ikut di kesempatan pertama karena sakit atau halangan lainnya.
Pewarta : Oleh Joyce Bukarakombang
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
