Logo Header Antaranews Manado

Uskup resmikan Paroki Bunda Hati Kudus Rumengkor

Senin, 30 September 2013 13:26 WIB
Image Print
Uskup Manado, Mgr Josef Suwatan MSC memberikan sambutan kepada umat katolik yang hadir saat peresmian Paroki Bunda Hati Kudus Rumengkor (1)
Pendirian paroki baru di Keuskupan Manado tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 43/SK-UM/IX/2013 tertanggal 25 September 2013 dengan pusat paroki yakni Stasi Rumengkor, serta Stasi Santa Maria Bintang Kejora, Suluan

Manado (AntaraSulut) - Uskup Manado, Mgr Josef Suwatan MSC Minggu (29/9) meresmikan berdirinya paroki baru di kalangan gereja katolik yakni "Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Rumengkor", yang merupakan pemekaran dari Paroki Kristus Raja Kembes, dalam misa kudus.
"Pendirian paroki baru di Keuskupan Manado tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 43/SK-UM/IX/2013 tertanggal 25 September 2013 dengan pusat paroki yakni Stasi Rumengkor, serta Stasi Santa Maria Bintang Kejora, Suluan Minahasa," kata Uskup Suwatan.
Mgr Suwatan mengatakan, pendirian paroki baru ini dengan memperhatikan potensi, perkembangan jumlah umat katolik, luas wilayah pelayanan dan prospek perkembangan wilayah pelayanan paroki Kristus Raja Kembes pada khususnya serta infrastruktur wilayah Kabupaten Minahasa pada umumnya.
"Dengan pendirian paroki baru ini maka diharapkan kebutuhan pelayanan menjadi lebih maksimal dan menunjang kualitas iman serta harapan seluruh umat di wilayah Rumengkor dan Sulut yang menyampaikan suatu kerinduan untuk pembentukan paroki baru," kata Mgr Suwatan.
Dalam kesempatan tersebut, Pastor Piet Tinangon, Pr membacakan Surat Keputusan Nomor 0444/SK-UM/IX/2013 tentang pengangkatan pastor paroki sementara sampai ada pastor paroki definitif yakni Pastor Albertus Hendricus Santie MSC.
Pastor Endro Wigno Seputra MSC, pastor pembantu Paroki Kristus Raja Kembes yang ditugaskan di Stasi Rumengkor dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini mengatakan, paroki baru bisa terwujud, karena keinginan kuat dari umat Rumengkor dan Sulut selama bertahun-tahun memperjuangkan berdirinya paroki baru secara otonom.
"Selamat kepada umat Stasi Rumengkor dan Suluan atas peresmian paroki baru oleh Yang Mulia Bapak Uskup, dan ini patut disyukuri bersama," kata Pastor Endro.
Ketua Dewan Stasi Umat Katolik Rumengkor yang secara otomatis sementara menjadi Ketua Dewan Pastoral Paroki Bunda Hati Kudus, Guido Merung berharap umat katolik di stasi Rumengkor dengan tiga desa yakni Rumengkor, Rumengkor I dan Rumengkor II serta Suluan, semakin maju dan berkembang baik rohani maupun mental setelah jadi paroki baru.
Ketua Umum Panitia Nelly Tamon dan Ketua Pelaksana Agustinus Rawung mengatakan, peresmian paroki Bunda Hati Kudus Rumengkor dirangkaikan pula dengan penerimaan Sakramen Krisma (penguatan) kepada 59 umat beriman di kedua stasi tersebut dalam misa kudus dipimpin Uskup Manado, serta didampingi lima pastor yakni Pastor Andre Santie,MSC Pst Aloysius Endro Wigno Seputra, MSC, Pastor Piet Tinangon Pr dan Pastor John Montolalu, Pr.
Kedatangan Bapak Uskup Manado di Rumengkor disambut Tarian Cakalele Rumengkor, Drum Band SD Katolik Sta Theresia Rumengkor, Musik Bambu Rumengkor serta umat katolik yang memadati jalan2 di desa tersebut
Misa berlangsung meriah dengan iringan lagu koor Kaum Bapak Katolik (KBK) St Agustinus Rumengkor serta tarian inkulturasi dari Mudika St Joseph Rumengkor.

Uskup berkenan hadir dalam acara resepsi makan siang berlangsung di gedung Wisma St Josep yang pembangunannya sedang dalam perampungan.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026