Logo Header Antaranews Manado

Pastor Herman Kaawoan, Pr berpulang

Rabu, 18 September 2013 23:29 WIB
Image Print
Pastor Herman Kaawoan Pr, dua minggu sebelum meninggal (foto: Guido)
Pastor Herman Kaawoan, Pr adalah ahli hukum gereja katolik Keuskupan Manado

Manado, (AntaraSulut) - Gereja Katolik Keuskupan Manado kehilangan salah seorang imam yang menjadi Hakim Gereja Katolik, sekaligus dosen mata kuliah Kitab Hukum Kanonik Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STF-SP), Pastor Herman Kaawoan, Pr.

Dari informasi yang dirangkum di STF-SP , Pastor Herman Kaawoan, Pr meninggal di Rumah Sakit Katolik Autoquick, Ambon-Maluku, setelah pingsan setiba di kota tersebut dari penerbangan dari Manado.

"Saat di Manado sebelum bertolak ke Ambon, kondisi Pastor Herman sangat sehat, makanya kaget ketika mendengar kabar meninggal setiba di Ambon," kata Frater Ardy, salah satu frater di Seminari Pineleng.

Adapun, kedatangan almarhum ke Ambon, untuk mengikuti pertemuan rutin para hakim Gereja; dan menurut informasi pula, beliau pingsan setelah tiba di Ambon dan kemudian dilarikan ke RS Katolik di Ambon untuk diberikan pertolongan, namun nyawanya tidak tertolong lagi.

Meski demikian, sebab musabab kepergian almarhum ini, masih belum jelas. Menuru informasi, almarhum meninggal karena tingginya gula darah.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai imam yang ramah dan sangat bersahabat. Almarhum pun dikenal sebagai imam yang tenang namun tegas. Di samping itu, beliau dipercayai sebagai hakim gereja di Keuskupan Manado untuk mengurusi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan aturan-aturan hukum dalam Gereja Katolik.

Pasca kabar duka ini terdengar, sejumlah rekan, sahabat, mahasiswa, dan umat nampak terpukul atas kepergian almarhum yang begitu cepat. Ungkapan belasungkawa pun mengalir deras, juga doa yang dipanjatkan mengiringi kepergiannya. Berikut ucapan belasungkawa yang diungkapkan umat di jejaring sosial.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026