Logo Header Antaranews Manado

Lemhanas cari masukan di DPRD Sulut

Senin, 22 Juli 2013 20:36 WIB
Image Print
Foto bersama anggota DPRD Sulut dan rombongan peserta program pendidikan reguler angkatan XLIX Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI(foto jorie darondo) ((1))
"Diharapkan melalui SSDN ini, para peserta dapat memperoleh gambaran kondisi wilayah berkaitan dengan aspek idiologi, politik ekonomi, sosial budaya dan Hankam dalam sudut pandang persepektif ketahanan nasional," katanya.

Manado, 22/7 (Antara Sulut) - Peserta program pendidikan reguler angkatan XLIX Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI, melakukan kunjungan di DPRD Sulawesi Utara, untuk mencari masukan studi strategis dalam negeri.

Kedatangan sekitar 33 peserta pendidikan Lemhanas dipimpin Ketua Tim, Dharma Kusuma diterima Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Meiva Salindeho, di Manado, Senin.

Gubernur Lemhanas RI, Budi Susilo Soepandji dalam sambutan tertulis dibacakan Dharma Kusuma mengatakan, tugas pokok fungsi yang diemban Lemhanas mencakup antara lain sebagai lembaga pendidikan bagi kader pimpinan tingkat nasioal.

"Lemhanas membantu presiden dalam penyiapan dan pemantapan kader pimpinan tingkat nasional yang berpikir integratif dan profesional, memiliki watak, moral dan etika kebangsaan, berwawasan nusantara serta memiliki cakra pandang universal," katanya.

Dia mengatakan, Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) merupakan salah satu program kegiatan yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para peserta dalam mempelajari memahami dan mengkaji potensi daerah dan berbagai permasalahan yang dihadapi daerah ditinjau dari aspek kesejahteraan dan keamanan.

"Diharapkan melalui SSDN ini, para peserta dapat memperoleh gambaran kondisi wilayah berkaitan dengan aspek idiologi, politik ekonomi, sosial budaya dan Hankam dalam sudut pandang persepektif ketahanan nasional," katanya.

Menurut dia, pada kegiatan ini peserta akan difokuskan kepada aspek peran pendidikan dalam mendukung daya saing bangsa sesui dengan tema seminar PPRA.

Dalam kunjungan ke Sulawesi Utara 22-26 Juli 2013, para peserta didampingi pejabat dan pengajar Lemhanas.

"Untuk mendapatkan hasil komprehensif, peserta akan melakukan kunjungan ke bebarapa instansi dan obyek strategis daerah, yang merupakan potensi dan aset nasional, sebagai proses pembangunan daerah maupun nasional," katanya.

Pada saat tersebut Ketua DPRD Sulut Meiva Salindeho memberikan gambaran umum tentang provinsi tersebut serta DPRD.

Meiva Salindeho mengatakan, saat itu provinsi Sulut memiliki 15 kabupaten dan kota masing-masing, Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung dan Kota Kotamobagu.

Kemudian, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe, Kepulaun Sitaro, Minahasa Utara, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolaang MOngondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Miomgondow Selatan, Bolaan Mongondow Timur.

Terkait dengan DPRD terdapat 45 anggota dengan enam fraksi, masing-masing Fraksi Partai Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Damai Sejahtera, Fraksi Barindra dan Fraksi Persatuan Nasional. @antarasulut.com



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026