
Disperindag Sulut dorong ekspor hasil perkebunan-perikanan ke Eropa

Manado (ANTARA) - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Sulut Edwin Kindangen mengatakan pihaknya akan mendorong ekspor hasil perkebunan dan perikanan ke sejumlah negara di Eropa tahun 2022 ini.
"Pasar Eropa merupakan potensi penjualan produk unggulan Sulut hasil perkebunan dan perikanan seperti turunan kelapa, pala, ikan tuna dan sebagainya," kata Edwin, di Manado, Senin.
Edwin mengatakan sejumlah negara di Eropa sangat meminati produk turunan dari kelapa, pala dan hasil perikanan di Sulut, sehingga tahun ini pasar baru akan semakin dicari.
"Kami akan memanfaatkan semua jaringan baik nasional maupun internasional untuk memasarkan produk unggulan Sulut ke negara-negara di Eropa," jelasnya.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sulut Darwin Muksin mengatakan saat ini pengekspor asal Sulut telah mengekspor produk unggulan ke Belanda, Jerman, Prancis, Inggris, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Denmark, Estonia, Finlandia, Georgia, Yunani, Hongaria, Italia, Kazakstan, Lithuania, Norwegia, Polandia, Rusia, Turki, Ukraina.
"Selain itu, masih banyak negara-negara di Eropa yang meminati produk Sulut seperti tepung kelapa, biji pala, bunga pada dan ikan tuna, sehingga tahun ini akan didorong agar tujuan ekspor Sulut semakin banyak," kata Darwin.
Darwin mengatakan pihaknya selalu menekankan kepada petani dan pengekspor agar menjaga kualitas produk sehingga pembeli ( buyers) tidak kecewa.
"Jangan sampai mengecewakan pembeli luar negeri, karena untuk menumbuhkan rasa percaya kembali cukup sulit," jelasnya.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
