
Ratusan buruh Bitung turun ke jalan

Manado, (Antara Sulut) - Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Sulawesi Utara akan turun kejalan di Kota Bitung, Kamis hari ini, menuntut perbaikan kesejahteraan pekerja.
Ketua DPC Federasi Serikat Buruh, Makanan, Minuman, Pariwisata, Perhotelan dan tembakau (FSB KAMIPARHO) SBSI Kota Bitung Rusdyanto Makahinda, di Bitung, Rabu mengatakan, demo yang dilakukan tersebut demi kebutuhan para buruh.
"Rencananya para buruh akan menggelar aksi demo pada besok hari," ujar Rusdyanto yang juga Sekretaris Aliansi buruh/pekerja bersatu kota Bitung.
Dia mengatakan di Bitung sendiri merupakan daerah industri dimana ada ribuan buruh masuk didalamnya.
"Aksi ini adalah wujud keperihatinan atas ketidakadilan yang diperlakukan bagi buruh juga sebagai ekspresi kekecewaan rakyat yang bertahun-tahun aspirasinya tidak didengarkan oleh Pemerintah," katanya.
Ada beberapa tuntutan yang nantinya diorasikan mendesak agar pemerintah tidak mengabaikan kesejahteraan para buruh.
"Diantaranya menuntut agar Pemerintah menghapuskan outsourcing juga mendesak agar eksekutif menghapuskan upah murah dan berikan jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Seperti halnya terjadi dibeberapa daerah di Indonesia, dimana saat ini maraknya sejumlah buruh menggelar aksi mogok kerja, tidak terlihat di Kota Bitung.
Aktifitas para buruh di Kota Bitung terlihat normal-normal saja.
Sementara salah satu perusahaan di Kota Bitung PT Sinar Pure Foods Internasional yang mengolah ikan kaleng masih melakukan aktifitas layaknya hari-hari biasa.
Humas PT Sinar Pure Foods Internasional, Max Pangkey mengatakan, tidak ada aksi mogok dilakukan karyawannya.
"Selaku pekerja, sangat mendukung adanya tuntutan para buruh melalui SBSI, karena menjamin kesejahteraannya, sehingga mendapat perhatian dari managemen," ujarnya.
Adapun menurut Rusdyanto, jika tidak ada aral yang melintang, aksi akan diawali di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Bitung, kemudian ke kantor Pemerintah Kota Bitung.
Pewarta : Melky Tumiwa
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
