
Kominda Manado gelar rapat

Isu aktual yang dibahas antara lain kasus tanah, kegiatan prostitusi atau WTS, balapan liar dan penggunaan knalpot racing, WNA overstay, DPO warga negara Australia, imigran gelap/pencari suaka dan immigratoir.
Manado, (Antara Sulut) - Komunitas Intelejen Daerah (Kominda), Kamis 6 September 2012 mengadakan rapat koordinasi yang rutin dilaksanakan sebulan sekali.
Isu aktual yang dibahas antara lain kasus tanah, kegiatan prostitusi atau WTS, balapan liar dan penggunaan knalpot racing, WNA overstay, DPO warga negara Australia, imigran gelap/pencari suaka dan immigratoir.
Juru Bicara Pemkot Manado Soleman Montori mengatakan hal lain yang dibahas di dalam rapat adalah masalah teroris yang menjadikan Sulawesi Utara, khususnya kota Manado sebagai daerah perlintasan.
Ia mengatakan dalam rapat dibicarakan salah satu senjata yang dimiliki teroris yang ditangkap di Solo berasal dari Filipina, dipasok melalui Kepulauan Sangihe kemudian melintasi Manado sebelum dibawa ke Solo.
Ia menuturkan masalah lainnya yang dibahas adalah tentang ajaran sesat, pemasokan captikus dari Manado ke daerah atau wilayah lain, peredaran narkoba, mabuk-mabukan dan tindakan premanisme.
Pewarta : Joyce Bukarakombang
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
