Logo Header Antaranews Manado

Empat pulau terluar di Sulut tidak dihuni

Selasa, 24 April 2012 15:49 WIB
Image Print
Pemandangan Pulau Sangihe. (Foto : Agus Setiawan). (1)
"Pulau-pulau ini punya potensi alam cukup besar. Potensi kelautan dan sebaran pohon kelapa bisa menjadi sumber kehidupan warga," kata Sekretaris Badan Pengelola Wilayah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara, Harlen Mawa, di Manado, Selasa.

Manado, (Antara Sulut) - Dari sebelas pulau terluar yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, empat di antaranya tidak berpenghuni meskipun keberadaannya sudah diketahui ratusan tahun.

"Pulau-pulau ini punya potensi alam cukup besar. Potensi kelautan dan sebaran pohon kelapa bisa menjadi sumber kehidupan warga," kata Sekretaris Badan Pengelola Wilayah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara, Harlen Mawa, di Manado, Selasa.

Secara kewilayahan, kata Harlen, Pulau Intata dan Pulau Kakorotan masing-masing memiliki luas 0,28 kilometer persegi berada di Kecamatan Nanusa, Kabupaten Talaud.

Di dua pulau ini, potensi utama adalah pohon kelapa, menyebar potensi terumbu karang dengan ikan yang berkembang dominan yaitu ikan kakatua, ikan kulipaser, ikan kerapu dan lolosi.

Bisa juga ditemui ditemui padang lamun, beberapa jenis alga, moluska dan golongan udang-udangan seperti lobster dan ketam kenari.

Pulau lainnya yang tidak berpenghuni, jelas Harlen, adalah Pulau Batubawaekang yang masuk wilayah Kecamatan Marore, Kabupaten Sangihe.

"Pada saat angin musim utara kecepatan angin bisa mencapai 40 mil per jam. Laut bergelombang besar dan kapal dengan kapasitas 1000 GT tidak bisa melewati perairan ini," katanya.

Luas pulau ini, kata dia, hanya 0,9 kilometer persegi dengan kontur daratan berbentuk bongkahan batu dan terjal.

Pulau terluar lainnya yang tidak berpenghuni, jelas dia, adalah Pulau Bongkil di Bolaang Mongondouw Utara yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo.

Di daerah ini, kata dia, menjadi daerah tangkapan ikan yang potensial bagi warga Bolaang Mongondouw untuk ikan jenis pelagis dan demersal serta bisa dikembangkan menjadi daerah wisata pasir putih.

"Memang yang menjadi masalah utama di pulau-pulau terluar adalah derasnya abrasi. Pembangunan pengaman pantai menjadi langkah yang harus dilakukan sehingga ke depan pulau-pulau ini tidak hilang," katanya.

Sulawesi Utara memiliki 11 pulau terluar dan tujuh pulau di antaranya yang dihuni manusia adalah Pulau Makalehi di Kabupaten Sitaro, Pulau Mantehage di Kabupaten Minahasa Utara, Pulau Marore, Kawio dan Kawaluso di Kabupaten Sangihe serta Pulau Miangas dan Marampit di Kabupaten Talaud.

***3***

B/Z003

(T.pso-305/B/Z003/Z003) 24-04-2012 15:49:14



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026