Logo Header Antaranews Manado

Pelaku wisata Kabupaten Kulon Progo alami kendala teknis ajukan sertifikat CHSE

Senin, 11 Oktober 2021 15:08 WIB
Image Print
Objek wisata Kalibiru di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, menyiapkan protokol kesehatan. (ANTARA/Sutarmi)

Manado (ANTARA) - Pelaku wisata di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami kendala teknis ketika mengajukan sertifikasi kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan atau CHSE yang berbasis daring dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito di Kulon Progo, Senin, mengatakan sebagian besar pengelola wisata sudah lama mendaftarkan sertifikasi, namun belum ada tindak lanjut sampai sekarang.

"Sebagian memang sudah mendaftar, namun ada yang belum direspons atau ketika masuk mengalami kesulitan. Itu karena memang sudah terpola dari pusat," Joko Mursito.

Sertifikasi CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata lain untuk memberikan jaminan kepada wisatawan. Aspek-aspeknya yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keselamatan) dan Enviroment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Selain sertifikat CHSE, untuk uji coba pembukaan objek wisata harus mendapat QR Code PeduliLindungi dari Kementerian Kesehatan. Sampai saat ini, dari puluhan objek wisata yang dikelola pemerintah dan pengelola wisata di Kulon Progo, baru dua objek wisata yang mendapat sertifikat CHSE, yakni Bukit Pule Payung di Kecamatan Kokap dan Taman Sungai Mudal di Kecamatan Girimulyo.

"Kedua destinasi itu bisa segera dibuka untuk uji coba terbatas dengan penerapan protokol kesehatan ketat," katanya.

Joko mengatakan saat ini, Dinas Pariwisata tetap melakukan akselerasi serta percepatan sertifikasi destinasi wisata dengan menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada. Dispar juga mendorong pelaku wisata agar bisa menyiapkan prosedur pariwisata yang aman dari penularan COVID-19.

"Untuk upaya percepatan ini kami selalu berkoordinasi dengan seluruh destinasi wisata di Kulon Progo Agar ketika bisa tersertifikasi CHSE nantinya, destinasi wisata sudah benar-benar siap menerima wisatawan," katanya.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026