
10 Dubes ASEAN Bertemu Di Manado

"Topik pembahasan mencakup upaya ASEAN dalam membentuk komunitas ASEAN dan penerapan master plan on ASEAN connectivity serta dampaknya bagi Provinsi Sulut,"
Manado, (Antara News) - 10 Duta besar (Dubes) negara-negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) menyatakan kesiapannya melakukan pertemuan di Kota Manado, Sulawesi Utara, 27-30 September 2011.
"Duta besar ASEAN untuk Indonesia dan duta besar Indonesia untuk negara-negara ASEAN yang tergabung dalam Committee of Permanent Representatives to ASEAN (CPR) akan menggelar pertemuan di daerah ini," ujar Conselor Head of Chancery of the permanent mission of the Republic of Indonesia to ASEAN JS George Lantu saat bertemu Gubernur Sulut Sinyo H Sarundajang di ruang kerja gubernur, di Manado, Senin (26/9) kutip Kabag Humas Pemprov Sulawesi Utara Christian Sumampouw.
Dikatakan Lantu, 10 duta besar yang menyatakan kesiapannya mengikuti pertemuan di Hotel Peninsula Manado adalah duta besar Brunai Darusalam H.E. Pengiran Basmillah Pengiran Haji Abbas, Kamboja H.E. Amb. Kan Pharidh, Indonesia H.E. Amb. I Gede Ngurah Swajaya.
Laos H.E. Amb. Latsamy Keomany, Malaysia H.E. Dato. Hsu King Bee, Myanmar H.E. Amb. U Nyan Lynn, Filipina H.E. Amb. Wilfrido V. Villacorta, Singapura H.E. Amb. Lim Thuan Kuan, Thailand H.E. Amb. Manasvi Srisodapol, dan Vietnam H.E. Amb. Vu Dang Dzung.
"Negara Cina juga dipastikan akan ambil bagian dalam pertemuan tersebut. Pada intinya kesiapan panitia sudah matang," ujarnya.
Pertemuan tersebut kata dia, untuk memberikan wawasan kepada para duta besar ASEAN mengenai potensi-potensi yang ada di Indonesia khususnya Sulut.
Momentum ini juga menjadi ajang tukar pandangan antara gubernur Sulut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta instansi terkait dengan anggota CPR.
"Topik pembahasan mencakup upaya ASEAN dalam membentuk komunitas ASEAN dan penerapan master plan on ASEAN connectivity serta dampaknya bagi Provinsi Sulut," tambahnya.
Sementara itu, Kabag Humas Pemprov Sulut Sumampouw, menjelaskan, gubernur dalam pertemuan tersebut didampingi Wakil Gubernur Djouhari Kansil, Sekdaprov Siswa R Mokodongan, dan sejumlah kepala SKPD terkait, memberikan apresiasi kepada CPR.
Ia mengatakan, gubernur mengharapkan dengan pertemuan tersebut akan membuka peluang investasi yang bisa ditangkap.
"Dalam pertemuan ini akan ditawarkan berbagai potensi SDA di Sulut. Apalagi, potensi-potensi yang dimiliki merupakan kebutuhan andalan negara ASEAN," katanya.
Sumampoiw menambahkan, gubernur juga menyinggung tentang peran Indonesia sebagai anggota ASEAN adalah mendorong kemajuan pembentukan Komunitas ASEAN, menciptakan dynamic equilibrium melalui peningkatan kerja sama eksternal dalam kerangka East Asia Summit (EAS), serta meningkatkan peranan Komunitas ASEAN dalam komunitas masyarakat global.
"Paling tidak, ketika para duta besar kembali ke negara masing-masing, ada sesuatu yang boleh dibawa pulang," harapnya.
Pewarta :
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
