
Final OSN SMPLB Jawa - Sumatra Bertarung

"Final akan dilaksanakan Rabu (14/9) jam 09.00 WITA di Hotel Aryaduta," ujar salah satu juri, Pinta Demiyanti, di Manado, Selasa.
Manado, (Antara News) - Final cerdas cermat Matematika-IPA Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) memertemukan peserta pulau Jawa dan Sumatra.
Di babak penyisihan, panitia membobot 12 anak dengan nilai tertinggi untuk masuk ke semifinal. Sebanyak 12 anak ini dibagi dalam dua kelompok untuk menentukan masing-masing tiga peserta dengan nilai tertinggi agar melenggang ke babak final.
Peserta dari pulau Sumatra diwakili DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Sedangkan pulau Sumatera hanya diwakili dua peserta masing-masing dari Provinsi Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
"Final akan dilaksanakan Rabu (14/9) jam 09.00 WITA di Hotel Aryaduta," ujar salah satu juri, Pinta Demiyanti, di Manado, Selasa.
Sementara itu, Alexander F Rasen, peserta cerdas cermat SMPLB yang lolos ke final mengatakan, keberhasilan ini buah kerja keras yang dilakukan jauh-jauh hari.
"Saya berterima kasih untuk dukungan orang tua dan pembimbing yang terus menggodok dan memersiapkan dengan matang kemampuan akademik saya," ujar Alexander, usai memenangkan semifinal kelompok B.
Begitupun dengan pembina Alexander, Eko Budiono. Menurutnya kesiapan peserta Daerah Istimewa Yogyakarta tak lepas dari peran Dinas Pendidikan.
"Terpenting di sini adalah bagaimana menciptakan suasana yang nyaman sehingga anak-anak binaan bisa berkarya dan berprestasi. Dan hal ini memang terbukti. Peran pemerintah daerah juga tak bisa dipisahkan karena semasa persiapan juga digodok dosen dari Universitas Negeri Semarang," ujar Eko.
Eko optimis anak binaannya tampil sebagai juara cerdas-cermat MIPA yang akan digelar esok pagi.
"Persiapannya memang cukup matang. Mudah-mudahan bisa menang dan bawa pulang medali," harapnya.
Orang tua Alexander, Y Donny Haryono yang datang jauh-jauh dari Semarang dengan biaya sendiri kagum dengan prestasi yang diraih anaknya. Apalagi di babak semifinal Alexander memeroleh nilai tertinggi.
"Menjadi kebanggaan bagi saya dan keluarga anak saya bisa masuk final. Apapun hasil yang diperoleh nanti itu adalah hasil maksimal yang harus dihargai," kata Donny.
Pewarta : Karel Polakitan
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
