
Solar Langka Di SPBU Tomohon

"Kami akan pulang ke Kabupaten Minahasa Tenggara untuk berlebaran. Tapi kami kesulitan mendapatkan bahan bakar jenis solar. Kami akan melanjutkan perjalanan ke SPBU yang ada di Kelurahan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa," ujar Jufry G Bengga, salah sat
Manado, (Antara News) - Dua hari sebelum perayaan Idhul Fitri, Sabtu, kelangkaan bahan bakar jenis solar terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Berbeda dengan bahan bakar premium, solar hingga pukul 13.00 WITA sulit diperoleh di SPBU Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara dan SPBU Walian, Kecamatan Tomohon Selatan karena kosong.
Banyak pengendara kendaraan yang berspekulasi mencari solar di SPBU terdekat yang ada di Kabupaten Minahasa. Alasannya beragam, ada yang hendak pulang kampung berhari-raya dan tidak ingin aktivitas keseharian terganggu.
"Kami akan pulang ke Kabupaten Minahasa Tenggara untuk berlebaran. Tapi kami kesulitan mendapatkan bahan bakar jenis solar. Kami akan melanjutkan perjalanan ke SPBU yang ada di Kelurahan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa," ujar Jufry G Bengga, salah satu pemudik, di Tomohon.
Lainnya halnya dengan Elly P, warga Kelurahan Kinilow I, Kecamatan Tomohon Utara. Kendaraan truk yang setiap hari digunakan mengangkut material batu, tidak bisa beroperasi.
"Terpaksa kami parkir karena tidak tersedia solar di SPBU," katanya.
Dia bahkan berharap, kelangkaan yang semakin sering terjadi di SPBU bisa segera diatasi. Apalagi saat ini umat muslim sementara bergerak pulang kampung.
"Jika tidak tersedia bahan bakar bagaimana, apalagi di Kota Tomohon kelangkaan BBM bukan hanya untuk jenis solar. Premium juga sering demikian," katanya.
Kelangkaaan BBM jenis solar menurutnya, turut melumpuhkan roda ekonomi di Kota Tomohon. Apalagi, banyak kendaraan truk yang setiap hari mengangkut material batu, pasir atau aspal yang terganggu mobilitasnya.
"Kelangkaan BBM memang semakin sering terjadi. Pemerintah Kota atau pertamina sedapat mungkin bisa memerbaiki tatakelola distribusi BBM di Kota Tomohon," harapnya.
Sekretaris Kota Tomohon, Arnold Poli yang dikonfirmasi Sabtu (27/8) berharap Pertamina bisa proaktif dengan kelangkaan yang sering terjadi di dua SPBU Kota Tomohon.
"Kalau terjadi kelangkaan, pasti akan memengaruhi mobilitas dan roda ekonomi Kota Tomohon yang setiap hari berdenyut. Kami berharap Pertamina bisa mencarikan jalan keluarnya," tandas Poli.
Pewarta : Karel Polakitan
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
