
Pemkot Manado perkuat gerakan antikorupsi sektor pelayanan publik

Manado (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Sulawesi Utara (Sulut) memperkuat gerakan antikorupsi di lingkungan pemerintahan khususnya pada sektor pelayanan publik di daerah tersebut.
"Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," kata Wali Kota Manado Andrei Angouw, di Manado, Selasa.
Dia mengatakan Pemkot Manado menekankan pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Praktik seperti pungutan liar, suap, gratifikasi, nepotisme, hingga penyalahgunaan fasilitas dinas, menurut dia, perlu dicegah dan ditangani agar tidak merugikan masyarakat maupun mencederai kepercayaan publik.
Wali Kota Manado juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memahami bahwa birokrasi memiliki fungsi utama memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Oleh karena itu, kata dia, aparatur diminta mengedepankan integritas serta menolak segala bentuk pemberian yang berkaitan dengan pelayanan di luar ketentuan yang berlaku.
Pemerintah juga mendorong terwujudnya sekolah berintegritas sebagai bagian dari upaya menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus menanamkan nilai kejujuran kepada generasi muda sejak dini.
Pada sektor administrasi kependudukan, kata dia, pemerintah menegaskan bahwa pengurusan dokumen kependudukan harus dilakukan tanpa gratifikasi.
"Masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan secara gratis dan praktis sesuai prosedur, tanpa perlu memberikan imbalan untuk mempercepat atau mempermudah proses pelayanan," jelasnya.
Pemkot Manado mengajak ASN dan seluruh masyarakat untuk mengambil bagian dalam pencegahan korupsi dengan meningkatkan kesadaran, kepedulian, serta keberanian melaporkan dugaan pelanggaran.
Menurut dia, partisipasi masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih.
Masyarakat juga diajak untuk menyebarluaskan pesan antikorupsi melalui berbagai media, termasuk media sosial, dengan menggunakan tagar #PariwaraAntikorupsi.
Melalui gerakan tersebut, katanya, Pemkot Manado mengajak seluruh elemen masyarakat membangun kota yang bersih, maju, dan bebas dari praktik korupsi.
"Semangat kebersamaan yang dirangkum dalam ungkapan “Torang Samua Basudara” diharapkan terus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang jujur, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," katanya.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
