
Lantamal Manado Gelar Atraksi Terjun Payung

Manado, (Antara News) - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VIII Manado menggelar atraksi terjun payung, pada kegiatan "Indonesian Navy Nite and Manado Saturday Party", di Manado, Sabtu.
Selain terjun payung, kegiatan yang dipusatkan dilapangan Megamas Manado itu juga menggelar funbike serta senam sehat, yang diikuti para prajurit TNI Angkatan Laut dan masyarakat di daerah itu.
Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado, Laksamana Pertama TNI Sugianto mengatakan, atraksi terjun payung itu selain dari anggota TNI Angkatan Laut juga terdapat tiga atlet pra PON Sulawesi Utara (Sulut).
"Ketiga atlet itu masing-masing Pingkan Mandagi, Petra Mandagi dan Frangki Kowaas," kata Sugianto. Menurut Sugianto, pelaksanaan berbagai kegiatan olah raga tersebut antara lain bertujuan untuk memasyarakatkan olah raga.
Dengan berolah raga akan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat khususnya para generasi muda yang merupakan penerus bangsa.
"Melalui olah raga, generasi mida sebagai pemimpin masa mendatang akan memiliki jiwa dan badan yang sehat," kata Sugianto. Sugianto mengatakan, kegiatan olah raga itu mendapatkan respons positif dari masyarakat di daerah itu.
Ini ditandai dengan banyaknya masyarakat umum yang ikut bersama-sama dengan anggota TNI Angkatan Laut, berolah raga funbike maupun senam sehat. "Masyarakat begitu antusias untuk berolahraga, ini tentunya menggembirakan, " kata Sugianto.
Sementara itu pemantauan ANTARA, kegiatan atraksi terjun payung mendapat perhatian dari masyarakat di daerah itu. Lokasi sekitar tempat penerjunan dipadati warga yang ingin melihat langsung aksi para penerjun dari Yontafib Marinir Surabaya serta atlet Pra PON Sulut tersebut.
Usai melakukan penerjunan, para atlet pra PON Sulut masing-masing Petra Mandagi, Pingkan Mandagi dan Frangky Kowaas itu dikerumuni penonton untuk melakukan foto bersama. Ayu salah serang warga mengatakan, datang ke lokasi itu untuk melihat atraksi terjun payung yang tidak selalu digelar itu.
"Kegiatan terjun payung jarang dilaksanakan di Manado, dan ketika mengetahui ada atraksi, langsung datang untuk melihat,' kata Ayu. Dia menambahkan, tidak ketinggalan dua anaknya Yudi dan Yuda dibawa untuk melihat atraksi tersebut.
"Kedua anak ini sengaja dibawa untuk melihat atraksi itu," katanya usai mengambil gambar kedua anaknya dengan penerjun Pingkan Mandagi, melalui kamera.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
