Logo Header Antaranews Manado

Operasi Pasar Beras Sebelum Pilkada Sulut

Jumat, 23 Juli 2010 08:15 WIB
Image Print

Manado, (Antara News) - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan operasi pasar (OP) beras dilaksanakan sebelum pemilihan kepala daerah (pilkada) 3 Agustus 2010.

"Surat permintaan OP beras sudah dikirim ke Kementerian Perdagangan, diharapkan dapat segera disetujui mengingat kenaikan harga beras sudah mencemaskan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Sanny Parengkuan di Manado, Jumat.

Sanny mengatakan, kenaikan harga beras yang sudah di atas 15 persen dapat berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat yang saat ini sedang menantikan waktu memilih pemimpin Sulut dan beberapa kabupaten/kota di daerah tersebut.

"Untuk itu pemerintah akan mengupayakan sebelum pilkada berlangsung sudah dapat digelar OP beras sehingga diharapkan dapat menstabilkan harga beras yang sudah demikian mahal," kata Sanny.

Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Sulut, Noldy Tumigolung mengatakan, siap melaksanakan OP beras jika sudah ada keputusan dari pemerintah pusat.

"Bulog siap melaksanakan OP beras kapan saja, kalau sudah ada petunjuk pelaksanaan maka stok beras akan dijual dengan harga di bawah harga pasaran," kata Noldy.

Noldy mengatakan, Bulog tetap menjaga stok beras tersedia untuk kebijakan stabilisasi.

"Titik penjualan beras OP selain pasar tradisional juga dilakukan di kawasan padat penduduk, dengan demikian diharapkan dapat membantu mempercepat stabilisasi harga beras di pasaran," kata Noldy.

Harga beras di pasaran Manado untuk jenis superwin, yang masuk kategori beras premium, sudah mencapai harga Rp8.000 per kilogram, merupakan harga tertinggi dalam tahun ini, naik tajam dibanding sebelumnya hanya Rp6.500 hingga Rp7.000 per kg.

Sedangkan jenis pilihan (Pl) yang sebelumnya hanya Rp5.500 hingga Rp6.000 sudah meningkat menjadi Rp7.000 per kg. (*)



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026