Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulsel hanya akan menurunkan maksimal enam atlet terbaiknya pada kejuaraan Sarung Tinju Emas di Makassar, Februari mendatang.
Pelatih Tinju Sulsel John Amanupunyo di Makassar, Senin, mengatakan bahwa pada kejuaraan STE mendatang itu tidak seluruh atlet bisa diturunkan, melainkan harus melalui persetujuan dari PB Pertina Pusat yang akan memilih berdasarkan peringat atau rangking.
"Kita kemungkinan hanya bisa menurunkan lima hingga enam atlet pada kejuraan STE, apalagi pada kejuaraan nanti hanya yang memiliki rangking yang bisa lolos, seluruh atlet akan ditunjuk langsung oleh PB Pertina,"katanya.
Untuk Sulsel sendiri, tiga nama sudah dipastikan bisa diturunkan pada Kejuaraan tersebut, adapun ketiganya masing-masing Shelly yang akan turun pada kelas layang (48 kg), Rico di kelas menengah (75 kg) serta Alex yang dipercaya pada kelas berat ringan (81kg).
"Kita pastikan tiga atlet terbaik yang ada bisa diurunkan pada kejuaraan STE, mudah-mudahan mereka bis kembali memperlihatkan kemampuan terbaiknya sekaligus mempersembahkan hasil maksimal untuk Sulsel,"katanya.
Khusus untuk petinju wanita asal Papua yang telah lama memperkuat Sulsel seperti Shelly, Pertina Sulsel percaya bakal berjaya, apalagi pada ajang Sea Games Laos lalu, ia juga berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia, prestasi ini ini tentu akan menjadi modal berharga nantinya.
Pada kejuaraan STE mendatang, bakal diikuti sekurangnya 120 peserta yang terbagi atas 80 peserta pria dan 40 hingga 50 peserta wanita dari sejumlah provinsi diantaranya DKI, Jawa Barat, Jawa Timur, Papua, Sulut serta tuan rumah Sulsel.
Banyaknya jumlah peserta yang berniat untuk ambil bagian membuat pihak penyelenggara merasa optimis bahwa kejuaraan ini akan berlangsung sukses.
"Hanya beberapa provinsi yang tidak ikut seperti Sultra, Jambi dan Bengkulu yang memang secara rangking tidak terlalu baik,"katanya.
(T.PSO-102/S005)

