
Posko PJN Wilayah I siaga bencana di ruas Tomohon-Manado

Tomohon (ANTARA) -
Posko PJN Wilayah I, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara Sumatera siaga bencana yang berpotensi terjadi di ruas jalan Tomohon-Manado.
"Potensi bencana di ruas jalan ini yaitu longsor dan pohon tumbang, ini yang paling dominan," sebut Koordinator Posko PJN Wilayah Satu di Kelurahan Kinilow, Tomohon Utara, Marchiano Lumentut ST, Minggu.
Di ruas jalan ini sebut dia, bencana longsor dan pohon tumbang kerap terjadi manakala curah hujan tinggi di akhir hingga awal tahun baru.
Karena itu menurut Lumentut, kesiagaan peralatan dan personel menjadi hal penting yang harus dilakukan sebagai langkah awal antisipasi.
"Di posko ini kami menyiagakan satu unit alat berat ekscavator, kendaraan ladbak terbuka termasuk personel yang melaksanakan piket setiap hari," katanya.
Sumber daya ini, kata dia, siap dimobilisasi kapan saja, sesuai dengan kebutuhan lapangan.
"Semua bisa bergerak taktis ketika dibutuhkan saat terjadi bencana longsor dan pohon tumbang. BPJN ingin memastikan perjalan warga saat liburan berlangsung tanpa hambatan," ujarnya.

Lumentut juga mengapresiasi koordinasi dengan instansi teknis terkait seperti TNI/Polri yang terus bersinergi saat dibutuhkan.
Dia pun berharap, pengguna ruas jalan Tomohon-Manado berhati-hati melintas saat cuaca ekstrem hujan deras yang disertai angin kencang.
"Tundalah berkendara dalam beberapa waktu sambil menunggu hujan reda baru kemudian melanjutkan perjalanan," ajak Lumentut.
Lumentut menambahkan, kesiagaan kendaraan maupun personel akan terus berlanjut walaupun posko yang dibangun hanya bersifat temporer.
"Alat berat, kendaraan pendukung maupun personel dapat dengan mudah kami mobilisasi karena akses menuju ruas Manado-Tomohon dekat dengan tempat dimana semua peralatan disiagakan usai tugas di posko selesai," sebut Lumentut.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
