Logo Header Antaranews Manado

Penumpang perahu terbalik di perairan Mimika, Papua belum ditemukan

Senin, 19 Oktober 2020 20:09 WIB
Image Print
Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet dan RIB 85 PK mencari seorang penumpang perahu terbalik di perairan Mimika, Senin (19/10/2020). (ANTARA/Evarianus Supar)

Timika (ANTARA) - Seorang penumpang perahu terbalik di perairan Mimika, Papua, pada Sabtu (17/10) hingga kini belum ditemukan keberadaannya.

Kepala Kantor SAR Timika Monce Brury di Timika, Senin, mengatakan pencarian korban bernama Mama Ferdi itu sudah dilakukan sepanjang Senin mulai pukul 07.00 WIT hingga pukul 17.00 WIT.

Personel SAR gabungan terdiri atas 10 personel rescuer SAR Timika ditambah dua personel Kepolisian Perairan Mimika menggunakan dua perahu karet dan satu unit RIB 85 PK sepanjang Senin menyisir laut dan sungai-sungai di sekitar lokasi terbaliknya perahu nahas tersebut, namun korban belum juga ditemukan.

"Personel kami ditambah Polairud dibagi dalam tiga tim menggunakan dua perahu karet dan satu unit RIB 85 PK sepanjang hari melakukan penyisiran di laut maupun di sungai-sungai dan pesisir pantai. Sampai pencarian pukul 17.00 WIT, korban yang kami cari itu belum juga ditemukan," kata Monce.

Mengingat jarak dari lokasi kecelakaan perahu motor bermesin 40 PK itu ke Pos SAR di Pelabuhan Pomako cukup jauh, dua tim yang beranggotakan personel SAR Timika memutuskan untuk bermalam di sekitar Atuka, ibu kota Distrik Mimika Tengah agar pencarian pada Selasa (20/10) bisa lebih efektif.

"Dua tim yang menggunakan perahu karet malam ini menginap di Atuka untuk meminimalisasi waktu perjalanan sehingga pencarian pada esok hari lebih efektif dan efisien," jelas Monce.

Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet dan RIB 85 PK mencari seorang penumpang perahu terbalik di perairan Mimika, Senin (19/10/2020). (ANTARA/Evarianus Supar)

Perahu motor bermesin 40 PK dengan muatan material bangunan dan empat orang penumpang bertolak dari Pelabuhan Pomako Timika menuju Amar pada Sabtu (17/10) siang.

Perahu tersebut kemudian mengalami kecelakaan (terbalik lalu tenggelam) di sekitar perairan Atuka, Distrik Mimika Tengah pada Sabtu (17/10) sekitar pukul 16.00 WIT.

Satu penumpang atas nama Herianto ditemukan selamat oleh nelayan di sekitar Kokonao, Distrik Mimika Barat pada Sabtu (17/10) malam, sementara dua penumpang lainnya atas nama Lucky dan Simon Weatoa ditemukan dalam kondisi selamat pada Minggu (18/10) petang oleh nelayan di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026