Logo Header Antaranews Manado

Banjir Bolsel, Pemprov pastikan stok bahan pokok aman

Sabtu, 25 Juli 2020 14:47 WIB
Image Print
Jembatan Kosio yang putus. (1)

Manado (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) terus berkoordinasi guna memastikan stok kebutuhan pokok aman di Kabupaten Bolaang Mongondouw Selatan (Bolsel) yang Jumat(24/7) dilanda banjir dan tanah longsor.

"Saat ini, kami terus melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bolsel, jika terjadi kelangkaan secepatnya bahan pokok dipasok ke daerah itu," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut, Ronny Erungan, di Manado, Sabtu.

Ronny mengatakan banjir dan tanah longsor menyebabkan sejumlah akses jalan putus, pasti berdampak, tetapi pemerintah akan berupaya merespon dengan cepat.

"Kami tidak akan tinggal diam, akan terus memantau, dan jika ada kelangkaan akan segera dipasok baik beras, gula dan sebagainya," katanya.

Menurut Ronny, saat ini stok bapok di Sulut cukup banyak, baik beras, gula, daging, tepung terigu dan minyak goreng.

Banjir terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (24/7) dini hari ini sekitar pukul 01.30 WIB dengan TMA 50-150 cm akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya sungai Salongo, sungai Molibagu, sungai Tolondadu dan beberapa sungai lainnya.

Berdasarkan data akun twitter BNPB Indonesia ada 22 desa yang terdampak banjir di Bolsel. Kecamatan Bolaang Uki, 12 desa, Kecamatan Helumo 6 desa, dan Kecamatan Tomino 4 desa.

Selanjutnya warga mengungsi dibalai desa dan rumah saudara. Kurang lebih (±) 18.487 KK terdampak. Dan kerugian material kurang lebih 18.487 unit rumah terdampak (pendataan).



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026