Warga diharapkan ikhlaskan tanahnya dibebaskan untuk tol Manado -Bitung
Minggu, 26 Januari 2020 23:33 WIB
Anggota Komisi V DPR-RI daerah pemilihan Sulawesi Utara Herson Mayulu. ANTARA/Karel A Polakitan
Manado (ANTARA) - Anggota Komisi V DPR-RI daerah pemilihan Sulawesi Utara (Sulut) Herson Mayulu, berharap warga mengikhlaskan tanahnya dibebaskan untuk kelanjutan pembangunan tol Manado-Bitung.
"Harus ada pendekatan persuasif agar mereka bisa ikhlaskan tanahnya untuk dibebaskan," sebut Mayulu di Manado, Jumat.
Dia menambahkan, negosiasi terkait harga menjadi penting dilakukan agar warga tidak merasa dirugikan dan pemerintah tidak terbebani.
"Pembangunan infrastruktur di Sulut perlu mendapatkan dukungan masyarakat karena pasti akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," sebutnya.
Hingga saat ini, pembangunan jalan dan jembatan di seksi IIB tol Manado-Bitung belum tersambung secara utuh.
Hal ini dikarenakan masih ada problem lahan yang belum sepenuhnya dibebaskan sehingga pembangunan jalan masih sepotong-sepotong.
Anggota Fraksi PDIP itu menambahkan, setelah jalan tol Manado-Bitung, ke depannya pemerintah akan membangun tol Manado-Amurang yang melintasi Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa.
Selain membuka akses-akses menuju destinasi pariwisata, tol Manado-Amurang ini diharapkan memudahkan pergerakan distribusi potensi alam, pertanian serta perkebuhan.
"Tentu akan ada lahan-lahan milik masyarakat yang akan dibebaskan, perlu dukungan penuh masyarakat," ajaknya.
"Harus ada pendekatan persuasif agar mereka bisa ikhlaskan tanahnya untuk dibebaskan," sebut Mayulu di Manado, Jumat.
Dia menambahkan, negosiasi terkait harga menjadi penting dilakukan agar warga tidak merasa dirugikan dan pemerintah tidak terbebani.
"Pembangunan infrastruktur di Sulut perlu mendapatkan dukungan masyarakat karena pasti akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," sebutnya.
Hingga saat ini, pembangunan jalan dan jembatan di seksi IIB tol Manado-Bitung belum tersambung secara utuh.
Hal ini dikarenakan masih ada problem lahan yang belum sepenuhnya dibebaskan sehingga pembangunan jalan masih sepotong-sepotong.
Anggota Fraksi PDIP itu menambahkan, setelah jalan tol Manado-Bitung, ke depannya pemerintah akan membangun tol Manado-Amurang yang melintasi Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa.
Selain membuka akses-akses menuju destinasi pariwisata, tol Manado-Amurang ini diharapkan memudahkan pergerakan distribusi potensi alam, pertanian serta perkebuhan.
"Tentu akan ada lahan-lahan milik masyarakat yang akan dibebaskan, perlu dukungan penuh masyarakat," ajaknya.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Provinsi Sulut
Lihat Juga
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Gubernur Sulut sebut arus ekspor-impor Sulampua masih bergantung pulau Jawa
21 January 2026 6:59 WIB
Gubernur Sulut sebut kawasan Sulampua miliki peran strategis ekonomi nasional
20 January 2026 5:48 WIB