Pastor Paulus : Imlek momentum saling meneguhkan
Sabtu, 25 Januari 2020 12:00 WIB
Pastor Gereja Katolik Santa Maria Mentok, Paulus Chara Pr membagikan jeruk kepada umat pada perayaan misa Imlek 2571 di Mentok, Sabtu (25/1/2020) ANTARA/Donatus DP
Mentok, Babel (ANTARA) - Pastor Paroki Gereja Santa Maria Mentok, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Paulus Chara Pr mengatakan perayaan tahun baru Imlek 2571 merupakan sebuah momentum untuk saling meneguhkan antarsesama manusia.
"Momentum berkumpul kembali bersama keluarga, sanak saudara dan kerabat menumbuhkan semangat saling meneguhkan yang akan bermanfaat sebagai bekal langkah awal menapaki kehidupan di tahun selanjutnya," kata Paulus Chara di Mentok, Sabtu.
Menurut dia, kebiasaan warga keturunan Tionghoa di Mentok memanfaatkan perayaan tahun baru Imlek untuk berkumpul bersama anggota keluarga dan sanak saudara yang selama ini merantau atau membangun rumah tangga sendiri.
Tahun baru Imlek akan memberi semangat kepada seluruh anggota keluarga berkumpul untuk melihat intensitas kekeluargaan, persaudaraan. Suasana mempererat dan mengikat rasa persaudaraan tersebut yang ingin dibentuk agar bisa saling mengingatkan satu dengan yang lain.
"Perayaan penuh suka cita, kegembiraan dan keakraban terbangun, namun tidak melupakan permohonan kepada Tuhan agar terus memberikan bimbingan untuk menapaki kehidupan selanjutnya," katanya.
Menurut dia, semangat saling meneguhkan yang tergambar dalam setiap perayaan tahun baru Imlek bisa menjadi contoh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kehidupan sehari-hari manusia dituntut untuk saling menolong, saling meneguhkan, bekerja sama dan semangat pembaharuan agar bisa mewujudkan kehidupan yang lebih baik.
"Mari jadikan momentum tahun baru Imlek 2571 ini sebagai awal membangun persaudaraan dengan rasa penuh syukur agar bisa membawa ke hidup yang lebih baik," katanya.
Sebagai ungkapan syukur atas kesehatan dan keselamatan, pada Sabtu (25/1) Gereja Katolik Santa Maria Mentok menggelar misa perayaan tahun baru Imlek 2571 yang diikuti sekitar 300 umat.
Suasana gereja cukup meriah dihiasi sejumlah lampion merah khas Imlek dan selama misa berlangsung, anak-anak SD dan SMP Santa Maria Mentok menyanyikan lagu pujian bergaya Tionghoa dan beberapa lagu berbahasa Mandarin.
"Momentum berkumpul kembali bersama keluarga, sanak saudara dan kerabat menumbuhkan semangat saling meneguhkan yang akan bermanfaat sebagai bekal langkah awal menapaki kehidupan di tahun selanjutnya," kata Paulus Chara di Mentok, Sabtu.
Menurut dia, kebiasaan warga keturunan Tionghoa di Mentok memanfaatkan perayaan tahun baru Imlek untuk berkumpul bersama anggota keluarga dan sanak saudara yang selama ini merantau atau membangun rumah tangga sendiri.
Tahun baru Imlek akan memberi semangat kepada seluruh anggota keluarga berkumpul untuk melihat intensitas kekeluargaan, persaudaraan. Suasana mempererat dan mengikat rasa persaudaraan tersebut yang ingin dibentuk agar bisa saling mengingatkan satu dengan yang lain.
"Perayaan penuh suka cita, kegembiraan dan keakraban terbangun, namun tidak melupakan permohonan kepada Tuhan agar terus memberikan bimbingan untuk menapaki kehidupan selanjutnya," katanya.
Menurut dia, semangat saling meneguhkan yang tergambar dalam setiap perayaan tahun baru Imlek bisa menjadi contoh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kehidupan sehari-hari manusia dituntut untuk saling menolong, saling meneguhkan, bekerja sama dan semangat pembaharuan agar bisa mewujudkan kehidupan yang lebih baik.
"Mari jadikan momentum tahun baru Imlek 2571 ini sebagai awal membangun persaudaraan dengan rasa penuh syukur agar bisa membawa ke hidup yang lebih baik," katanya.
Sebagai ungkapan syukur atas kesehatan dan keselamatan, pada Sabtu (25/1) Gereja Katolik Santa Maria Mentok menggelar misa perayaan tahun baru Imlek 2571 yang diikuti sekitar 300 umat.
Suasana gereja cukup meriah dihiasi sejumlah lampion merah khas Imlek dan selama misa berlangsung, anak-anak SD dan SMP Santa Maria Mentok menyanyikan lagu pujian bergaya Tionghoa dan beberapa lagu berbahasa Mandarin.
Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hadiri perayaan Imlek Kadin, Prabowo akan lindungi semua agama dan etnis
03 February 2024 15:35 WIB, 2024
Prabowo nyatakan siap jadi presiden termasuk bagi yang tak memilihnya
03 February 2024 15:28 WIB, 2024
Terpopuler - Provinsi Sulut
Lihat Juga
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Gubernur Sulut sebut arus ekspor-impor Sulampua masih bergantung pulau Jawa
21 January 2026 6:59 WIB
Gubernur Sulut sebut kawasan Sulampua miliki peran strategis ekonomi nasional
20 January 2026 5:48 WIB