Manado (ANTARA) - Badan anggaran (Banggar) DPRD Manado, melakukan konsultasi tentang pembahasan RAPBD 2020 ke DPR RI. 

"Banggar harus melakukan konsultasi ke DPR RI, karena hampir semua anggota duduk di AKD ini orang baru, jadi banyak yang harus ditanyakan," kata Kepala Bagian Fasilitasi DPRD Manado, Debby Pasuhuk, SE, di Manado,Rabu.

Dia mengatakan, tim Banggar yang akan melakukan konsultasi tersebut mulai berangkat Rabu malam dan akan ke gedung kura-kura, untuk  berkonsultasi pada Kamis siang. 

"Sesuai jadwal konsultasi dilakukan Kamis, dan akan mencari informasi serta mengkonsultasikan berbagai hal yang belum dipahami dalam pembahasan, agar bisa menyatukan persepsi antara Banggar dan tim anggaran pemerintah kota dalam pembahasan RAPBD 2020," kata Bunda Eby, sapaan akrabnya. 

Dia mengatakan, tim Banggar berangkat ke DPR-RI dipimpin langsung ketua DPRD Manado Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes, Apt, sebagai ketua tim, dan nantinya akan membawa semua hasil konsultasi ke Manado. 

Bunda Eby menjelaskan, nantinya tim akan menanyakan berbagai hal yang perlu sehingga pembahasan yang perlu dan efektif dapat dilakukan, mengingat dalam RAPDB 2020 itu programnya harus menyentuh rakyat. 

"Banyak yang mau ditanyakan, jadi harus dikonsultasikan ke pusat sehingga pembahasan berjalan lancar sebab kan yang dibahas ini adalah anggaran triliunan dan pemanfaatannya," katanya. 

Diapun menegaskan, dengan konsultasi ini diharapkan banyak hal yang bisa ditanyakan sehingga benar-benar bermanfaat dan memudahkan pembahasan yang dilakukan antara Banggar DPRD dan TAPD Kota Manado. 

"Kita harapkan hasil terbaik dalam konsultasi dan nantinya akan berguna dalam pembahasan uang rakyat yang akan digunakan untuk pembangunan di Manado, jadi momen konsultasi akan menjadi saat menanyakan semua hal yang perlu agar pembahasan berjalan baik," katanya. *** 




 

Pewarta : Joyce Hestyawatie B
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2024