Legislator Manado akui banyak Perda tak dilaksanakan
Kamis, 18 Juli 2019 22:08 WIB
Pembahasan salah satu Ranperda di Dekot. Mo (1)
Manado (ANTARA) - Legislator Manado daerah pemilihan (Dapil) Singkil Mapanget, Roni Makawata SE, mengatakan banyak Perda yang dihasilkan sepanjang periode ini tetapi nyaris tidak dilaksanakan.
"Harus diakui sampai saat ini banyak Perda yang telah dihasilkan belum dilaksanakan di masyarakatt, karena kurangnya sosialisasi oleh pemerintah," kata Makawata di Manado.
Dia menyebutkan beberap peraturan daerah yang tidak dilaksanakan secara maksimal karena kurangnya sosialisasi, itu antara lain tentang kawasan tanpa rokok atau ktr kemudian tentang
Sebab itu Makawaktu mengatakan pihaknya banyak kali mendorong pemerintah untuk menggiatkan sosialisasi Perda baik yang ditetapkan baru saja maupun yang sudah lama.
"Akibat tidak disosialisasikannnya peraturan daerah oleh pemerintah menyebabkan Perda tersebut tidak berjalan dan seperti dianggap tidak ada,† katanya.
Di sisi lain dia mengakui pelaksanaan Perda menjadi sulit karena kurang diketahui masyarakat, akhirnya dalam penerapannya pun susah termasuk penegakan sanksinya.
Meski demikian, Makawata mengatakan pihaknya akan terus mendorong pemerintah untuk melakukan sosialisasi dengan giat terhadap semua Perda yang telah ditetapkan dan masuk dalam lembar daerah sehingga bisa diketahui dan dilaksanakan oleh masyarakat kota.
Dia juga menambahkan, banyaknya Perda yang belum terlaksana maksimal di Manado tidak akan menjadi penghalang DPRD untuk menyelesaikan sejumlah Ranperda, yang sementara dibahas untuk ditetapkan sebagai periode oleh lembaga politik tersebut menurutnya pihaknya akan secepatnya menyelesaikan ranperda yang sementara dibahas.
"Harus diakui sampai saat ini banyak Perda yang telah dihasilkan belum dilaksanakan di masyarakatt, karena kurangnya sosialisasi oleh pemerintah," kata Makawata di Manado.
Dia menyebutkan beberap peraturan daerah yang tidak dilaksanakan secara maksimal karena kurangnya sosialisasi, itu antara lain tentang kawasan tanpa rokok atau ktr kemudian tentang
Sebab itu Makawaktu mengatakan pihaknya banyak kali mendorong pemerintah untuk menggiatkan sosialisasi Perda baik yang ditetapkan baru saja maupun yang sudah lama.
"Akibat tidak disosialisasikannnya peraturan daerah oleh pemerintah menyebabkan Perda tersebut tidak berjalan dan seperti dianggap tidak ada,† katanya.
Di sisi lain dia mengakui pelaksanaan Perda menjadi sulit karena kurang diketahui masyarakat, akhirnya dalam penerapannya pun susah termasuk penegakan sanksinya.
Meski demikian, Makawata mengatakan pihaknya akan terus mendorong pemerintah untuk melakukan sosialisasi dengan giat terhadap semua Perda yang telah ditetapkan dan masuk dalam lembar daerah sehingga bisa diketahui dan dilaksanakan oleh masyarakat kota.
Dia juga menambahkan, banyaknya Perda yang belum terlaksana maksimal di Manado tidak akan menjadi penghalang DPRD untuk menyelesaikan sejumlah Ranperda, yang sementara dibahas untuk ditetapkan sebagai periode oleh lembaga politik tersebut menurutnya pihaknya akan secepatnya menyelesaikan ranperda yang sementara dibahas.
Pewarta : Joyce Hestyawatie B
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Agenda mediasi di PN Manado, Pdt Ricky Tafuama tetap minta Rp5,2 M dikembalikan
30 January 2026 6:07 WIB
Terpopuler - DPRD
Lihat Juga
Reses III Wakil Ketua DPRD Manado, aspirasi dikawal sampai terealisasi
30 November 2022 7:20 WIB, 2022
Ketua DPRD Manado dukung rencana pemerintah tambah waktu siswa di sekolah
22 September 2022 22:08 WIB, 2022