Bitung, (AntaraSulut) -Wakil Wali Kota (Wawali)Bitung Ir. Maurits
Mantiri menghadiri Apel Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 yang
dilaksankan di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara. Apel dipimpin langsung oleh Gubernur
Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE sekaligus membacakan amanat
Presiden RI Joko Widodo dimana kejahatan Narkotika sebagai kejahatan luar
biasa, terorganisir dan bersifat lintas Negara telah mengarah terjadinya
beberapa kejahatan lain misalnya terorisme, perdagangan dan lain-lain yang
harus diatasi secara serius dan bisa digunakan sebagai salah satu senjata dalam
Proxy War untuk melumpuhkan kekuatan bangsa, sehingga harus diberantas dan
ditangani dengan pendekatan seimbang antara pengurangan pasokan dan pengurangan
permintaan. Instruksi Presiden RI yakni tantangan saat
ini adalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang sangat
memprihatinkan, karena menyasar seluruh lapisan masyarakat mulai dari
dewasa sampai dengan anak dari kota sampai dengan pelosok desa sehingga menjadi
ancaman serius terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly
Dondokambey, SE Wakil Walikota Ir. Maurits Mantiri mengatakan bahwa
peringatan Hari Anti Narkotika Internasional diharapkan dapat menggerakkan dan
mendorong segenap komponen bangsa sekaligus membangun solidaritas dalam rangka
mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika yang
masih menjadi ancaman kehidupan manusia secara Global. Wawali juga mengharapkan agar generasi muda
maupun seluruh masyarakat Sulaweis Utara terlebih khusus bagi generasi muda dan
warga masyarakat yang ada di Kota Bitung harus bisa membentengi diri dari
penyalahgunaan Narkoba karena estafet kepemimpinan bangsa ini nantinya
ada dipundak kalian, untuk itu jangan sampai terjerumus penyalahgunaan Narkoba.
Mantiri Hadir Apel HANI
Senin, 24 Juli 2017 16:57 WIB
Wali Kota Bitung IR Maurits Mantiri menghadiri Hari Narkoba Nasional Indonesia (HANI) bersama Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE (1)
Pewarta : Marlita Korua
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026